728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi
IMG-20190408-WA0003

SKI, Jakarta – Diduga melakukan pungutan liar (Pungli) dan KKN, Kepsek SDN 01 Pagi Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jamatun, belum dicopot.

Menurut Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi (GAK), Kampanye, SH, sangat tidak layak Kepsek yang doyan melakukan pungutan dipertahankan. Ditambah dugaan KKN, pengangkatan putri kandung dan ponakan Kepsek menjadi tenaga honorer di sekolah.

Dikatakan Kampanye, saat ini Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta sedang membetuk tim untuk menyelidiki dugaan Pungli dan KKN yang dilakukan Jamatun.

“Kami sedang membentuk tim untuk melakukan kroscek dengan investigasi ke lapangan. Nanti kita mintai keterangan kepada orang tua siswa untuk mendalami informasi ini,” kata Kampanye menegaskan keterangan Kepala dinas Pendidikan DKI Jakarta, Ratiyono, melalui Kasi Peserta Didik Bidang SD, Ida Nurbani.

Kampanye menyebutkan, saat ditemui di kantornya, Ida menjelaskan bahwa tim yang dibentuk bukan hanya dari dinas, melainkan melibatkan dari Sudin Pendidikan Wilayah II dan Satuan Pelaksanan Pendidikan Kecamatan Maksar, Jakarta Timur.

“Jadi tim ini lah kelak melakukan BAP dan memberikan sanksi jika kepsek terbukiti melakukan KKN,” terangnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, derasnya sorotan masyarakat yang sangat peduli pendidikan, juga dari media yang menyayangkan terjadinya dugaan Pungli di SDN Pinang Ranti 01 Pagi Jaktim, tetap tidak membuat ciut nyali Kepsek, Jamatun. Pungli yang dibungkus dengan sumbangan sukarela setiap hari Senen dan Jumat terus berlanjut.

Penggalangan dana melalui pungutan di sekolah, kata Kampanye, tidak sesuai dengan Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional yang menegaskan bahwa satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan dengan dalil apapun.

“Mau sumbangan sukarela wali murid ataupun peserta didik, tidak diperbolehkan karena sudah ada dana BOS dan BOP. Itu kan hanya akal-akalan Kepsek,” tegas Kampanye.

Kampanye menambahkan bahwa Kepsek, sekitar Mei tahun lalu, diduga melakukan dalil lomba kebersihan kelas untuk pembelian horden, cat, sekaligus dengan pengecatannya.

Kemudian, September 2018 Akreditasi Sekolah meminta wali peserta didik untuk pembelian pot bunga. Dan yang lebih parahnya, lagi kata Kampanye, belum lama ini Kepsek mengadakan pembelian dispenser dan galon aqua dengan biaya dari orang tua/wali dari peserta didik.

Ketika dikonfirmasi, Kepsek Jamatun, mengakui dan membenarkan pungutan yang dilakukan pihak sekolah selama ini. Namun, katanya, yang berkeinginan melanjutkan adalah orang tua.

Karena ramai pemberitaan yang menyoroti, pungutan pun dihentikan. “Namun esok harinya pihak sekolah meminta ijin kepada komite menghentikannya. Dan, memang sekarang sudah berhenti,” aku Jamatun ketika dikonfirmasi, (22/3).

Ditambahkannya, semua penjelasan sudah disampaikan kepada Ibu Ida selaku Kasi Peserta Didik Bidang SD Dinas Pendidikan DKI Jakarta. “Akan saya kembalikan keputusan kepada komite berdasarkan arahan dari Dinas,” ujar Jamatun. (Red SKI)

Baja Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Menebarkan Semangat Kebaikan Melalui Kegiatan Donasi Setiap Pembelian Cadbury Untuk Buka Puasa

Tue, 21 May 2019 06:03:46pm

SKI, Jakarta - Cadbury brand coklat ternama sekaligus produk unggulan Mondelez Internasional mengadakan kegiatan ' Berbagi dari Hati di Bulan Suci'....

TNI POLRI KAB BOGOR SIAGAKAN 3000 PERSONIL GABUNGAN MENGHADAPI PENGUMUMAN HASIL REKAPITULASI PEMILU 2019 DI KPU RI

Tue, 21 May 2019 05:31:18pm

SKI, Bogor - Dalam rangka pengamanan pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu 2019 di KPU RI Jakarta maka Polres Bogor gabungan dengan Kodim 0621...

Jelang Pengumuman Rekapitulasi Pemilu, Polres Bogor Bersama Kodim 0621 Laksanakan Patroli Gabungan

Tue, 21 May 2019 04:55:13pm

SKI, Bogor - Polres Bogor bersama Kodim 0621/Kab. Bogor melaksanakan Patroli gabungan di wilayah hukum Kabupaten Bogor. Senin (20/05/19) Jam 21.00 -...

Warga Kampung Deret Antusias Sambut Presiden Baru

Tue, 21 May 2019 04:46:09pm

SKI, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi Kampung Deret, di Jalan Tanah Tinggi I, Johar Baru, Jakarta Pusat. Jokowi bersama calon...

BNN Ungkap Tujuh Kasus Narkotika Dalam Kurun Waktu Satu Bulan

Tue, 21 May 2019 04:37:53pm

SKI, Jakarta - Dalam kurun waktu satu bulan Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengamankan 639 kg ganja, ± 252,4 kg sabu, 73.029 butir pil...

Dibulan Suci Ramadhan Polsek Johar Baru Memberikan Sedekah 

Tue, 21 May 2019 04:24:53pm

SKI, Jakarta - Agama mengajarkan kita semua untuk selalu bersedekah, dengan tujuan membantu sesama, mensucikan harta dan bekal pahala di akhirat...

Danrem 071/Wijayakusuma Buka Latihan Posko I Kodim 0713/Brebes

Tue, 21 May 2019 03:05:11pm

SKI, Brebes - Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., membuka Latihan Posko I Kodim 0713/Brebes, di Makodim...

PRATIN NANDANG CIPTA MULYA ANGARKAN TIGA AITEM PEMBANGUNAN TAHAP 20% AWAL

Tue, 21 May 2019 02:52:49pm

SKI, Lampung Barat - Diatahap awal pengerjaan ditahun 2019,pratin Nandang anggarkan untuk prasarana terlebih dahulu. Yang dimana pembangunan tahap...

Seruan Damai Gubernur NTB Jelang Pengumuman Hasil Pemilu 2019

Tue, 21 May 2019 02:44:56pm

SKI, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc, menerbitkan seruan damai untuk seluruh warga NTB jelang pengumuman hasil Pemilu dan...

700 Personel Gabungan dari TNI Polri Untuk Amankan Masa Disiapkan

Tue, 21 May 2019 02:38:22pm

SKI, bandung - Dalam rangka antisipasi rencana aksi 22 Mei 2019 di Jakarta, sebanyak 700 Personel Gabungan dari TNI Polri Satpol PP dan instansi...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

%d bloggers like this: