728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi
IMG-20190417-WA0017

SKI, Mataram – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengumpulkan seluruh kepala biro dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Nusa Tenggara Barat di kantor Bappeda Provinsi NTB, Selasa (16/4/2019) siang. Rapat berlangsung dari siang dan berakhir hingga kira-kira pukul 9 malam. 

Doktor Zul didampingi Istri, meminta seluruh kepala OPD bersama-sama berdiskusi dan menyusun Roadmap Industrialisasi NTB, di Aula Bappeda Provinsi NTB, Selasa (16/4).

Mengawali pemaparannya, Gubernur Zulkieflimansyah menyampaikan bahwa hingga saat ini NTB masih berkutat pada masalah mendasar pembangunan, seperti persoalan pengangguran dan kemiskinan.

Dalam hal ini, Nusa Tenggara Barat tidak mempunyai alternatif strategi lain, selain mencari terobosan untuk menanggulangi masalah pengangguran dan kemiskinan. Dan salah satu strategi tersebut adalah daya saing industri, Lanjut Doktor Zul.
“Industrialisasi akan menghadirkan lapangan kerja baru yang diharapkan dapat mengikis kemiskinan”, ujarnya.

“Tiga faktor yang menunjukkan sebuah daerah dikatakan memiliki daya saing adalah, jika derah itu mempunyai kemampuan memproduksi barang atau jasa yang sesuai dengan standart internasional. Minimal produk-produk NTB punya daya saing jika disandingkan dengan produk-produk nasional. Kedua, adanya riil income (pendapatan yang nyata) untuk masyarakat. Ketiga, adalah jika masyarakat mudah mencari pekerjaan di derahnya sendiri”, lanjut Doktor Zul.

Selain itu, Doktor Zul juga menekankan bahwa, hal penting yang juga harus diperhatikan dalam menciptakan daya saing adalah, perusahaan yang hadir di suatu daerah harus mendapatkan keuntungan dan tumbuh.
“Industrialisasi itu sebenarnya adalah sebuah proses besar dalam mencari dan mengembangkan tekhnologi, sehingga nilai tambah dari tekhnologi itu bisa tercapai”, ujarnya.

Diakhir pemaparannya, Doktor Zul menekankan bahwa konsep industrialisasi adalah sebuah proses besar yang merubah suatu kondisi dalam waktu tertentu, dari sistem tradisional/konvensional menjadi sistem yang lebih modern.
“Kita harus mampu meng-update cara pandang, apa yang akan dijual dari tahun ke tahun itu harus ada perubahan menyesuaikan kemajuan yang terjadi. Amati, tiru dan duplikasi, pungkas Doktor Zul.

Sejalan dengan Gubernur, Wagub NTB Hj. Rohmi Djalilah menyampaikan bahwa, konsep yang disampaikan oleh gubernur adalah konsep besar, yang harus mampu kita jalankan.
“Kita harus mampu merencanakan tahun pertahun dari program kerja kita. Semua kepala OPD harus benar-benar responsif terhadap berbagai hal yang terjadi dalam mendukung iklim industrialisasi di NTB”,

Untuk mengembangkan industrialisasi, kita harus berangkat dari keadaan riil di daerah kita, lanjut Hj. Rohmi. “Perencanaan dan pengembangan harus diawali dengan potensi yang ada di daerah ini. Kuncinya adalah koordinasi, komunikasi dan kerjasama seluruh stakeholder di daerah ini. Mindset kita harus beralih sebagai yang melayani”, tutup Hj. Rohmi.

Pada kesempatan tersebut, masing – masing Dinas juga diberikan kesempatan untuk memaparkan konsep dan perencanaan serta sumbangsingnya dalam industrialisasi di NTB

Dinas pertanian dan perkebunan Provinsi NTB misalnya, memiliki Strategi peningkatan kualitas dan kuantitas pertanian dan perkebunan dalam mendukung industrialisasi.
Dinas pertanian dan perkebunan ingin mendorong industri pengolahan hasil dengan konsep petani go digital dan penguatan pertanian berbasis korporasi dan kawasan.

Selanjutnya Dinas peternakan, memaparkan perencanaan untuk membentuk Industrialisasi kampung unggas berbasis ayam petelur.

Selanjutnya, Dinas kelautan dan perikanan mendukung industrialisasi dengan membuat Pengolahan ikan higienis, membangun sarana prasarana, pelatihan dan pendampingan dan temu bisnis produk higienis. Dinas kelautan juga ingin membuat industrialisasi Garam rakyat dengan menyusun masterplan dan road map kawasan ekonomi garam (2020-2024).

Hj. Sally Andayani, selaku Kadis Perdagangan pada paparannya menyampaikan ingin meluaskan ekspor ke pasar prospektif dengan mengintensifkan promosi, akses informasi kepada dunia usaha, pengembangan produk, pemberdayaan kelembagaan ekspor, penguatan kerjasama ekspor, hingga peningkatan kapasitas pelaku usaha dalam memasuki pasar global.

Terakhir, Dinas Perindustrian menyampaikan data Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang Provinsi NTB triwulan IV tahun 2018 naik sebesar 3.45 persen dari tahun lalu. Begitu pula dengan
Pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil triwulan IV. 17 56 persen.

Istri Gubernur NTB, yang juga merupakan Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengapresiasi seluruh upaya pejabat pemerintah provinsi NTB yang dengan tekun dan serius bersama-sama menyusun roadmap industrialisasi NTB. “perjalanan panjang dimulai dengan langkah pertama, alhamdulillah hari ini kita sudah mencoba mengawali industrialisasi di NTB.” ujar Hj. Niken memotivasi.

Penulis : Alfy

Baja Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Menebarkan Semangat Kebaikan Melalui Kegiatan Donasi Setiap Pembelian Cadbury Untuk Buka Puasa

Tue, 21 May 2019 06:03:46pm

SKI, Jakarta - Cadbury brand coklat ternama sekaligus produk unggulan Mondelez Internasional mengadakan kegiatan ' Berbagi dari Hati di Bulan Suci'....

TNI POLRI KAB BOGOR SIAGAKAN 3000 PERSONIL GABUNGAN MENGHADAPI PENGUMUMAN HASIL REKAPITULASI PEMILU 2019 DI KPU RI

Tue, 21 May 2019 05:31:18pm

SKI, Bogor - Dalam rangka pengamanan pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu 2019 di KPU RI Jakarta maka Polres Bogor gabungan dengan Kodim 0621...

Jelang Pengumuman Rekapitulasi Pemilu, Polres Bogor Bersama Kodim 0621 Laksanakan Patroli Gabungan

Tue, 21 May 2019 04:55:13pm

SKI, Bogor - Polres Bogor bersama Kodim 0621/Kab. Bogor melaksanakan Patroli gabungan di wilayah hukum Kabupaten Bogor. Senin (20/05/19) Jam 21.00 -...

Warga Kampung Deret Antusias Sambut Presiden Baru

Tue, 21 May 2019 04:46:09pm

SKI, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi Kampung Deret, di Jalan Tanah Tinggi I, Johar Baru, Jakarta Pusat. Jokowi bersama calon...

BNN Ungkap Tujuh Kasus Narkotika Dalam Kurun Waktu Satu Bulan

Tue, 21 May 2019 04:37:53pm

SKI, Jakarta - Dalam kurun waktu satu bulan Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengamankan 639 kg ganja, ± 252,4 kg sabu, 73.029 butir pil...

Dibulan Suci Ramadhan Polsek Johar Baru Memberikan Sedekah 

Tue, 21 May 2019 04:24:53pm

SKI, Jakarta - Agama mengajarkan kita semua untuk selalu bersedekah, dengan tujuan membantu sesama, mensucikan harta dan bekal pahala di akhirat...

Danrem 071/Wijayakusuma Buka Latihan Posko I Kodim 0713/Brebes

Tue, 21 May 2019 03:05:11pm

SKI, Brebes - Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., membuka Latihan Posko I Kodim 0713/Brebes, di Makodim...

PRATIN NANDANG CIPTA MULYA ANGARKAN TIGA AITEM PEMBANGUNAN TAHAP 20% AWAL

Tue, 21 May 2019 02:52:49pm

SKI, Lampung Barat - Diatahap awal pengerjaan ditahun 2019,pratin Nandang anggarkan untuk prasarana terlebih dahulu. Yang dimana pembangunan tahap...

Seruan Damai Gubernur NTB Jelang Pengumuman Hasil Pemilu 2019

Tue, 21 May 2019 02:44:56pm

SKI, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc, menerbitkan seruan damai untuk seluruh warga NTB jelang pengumuman hasil Pemilu dan...

700 Personel Gabungan dari TNI Polri Untuk Amankan Masa Disiapkan

Tue, 21 May 2019 02:38:22pm

SKI, bandung - Dalam rangka antisipasi rencana aksi 22 Mei 2019 di Jakarta, sebanyak 700 Personel Gabungan dari TNI Polri Satpol PP dan instansi...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

%d bloggers like this: