oleh

Akademi Kepemimpinan Bahari, Lahirkan Kader Nelayan Tangguh

SKI Jakarta – Mengawali pra pembukaan Akademi Kepemimpinan Bahari yang dihelat oleh Dewan Pimpinan Pusat Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (DPP KNTI) – Ketua Dewan Pembina DPP KNTI, Riza Damanik berharap kegiatan Akademi Kepemimpinan Bahari atau Sekolah KNTI mampu menghasilkan sistem kaderisasi yang baik berkala sekaligus berkelanjutan.

“Kaderisasi tidak bisa instan satu dua hari, tapi melalui proses yang terus menerus dan berkelanjutan – ujian pemimpin yang berat adalah menuangkan atau menyiapkan regenerasi untuk masa depan,” Ungkap Riza Damanik pada pra pembukaan Akademi Kepemimpinan Bahari, Minggu (9/5) di kawasan Buperta Cibubur Jakarta.

Akademi Kepemimpinan Bahari ini mengambil tema, “Penguatan Kepemimpinan Nelayan Tradisional dalam Perlindungan Hak Tenurial Laut dan Pesisir yang berkeadilan” yang akan berlangsung hingga empat hari kedepan sampai Kamis (14/5/2026).

Pembukaan secara resmi dilakukan pada Senin (10/5/) Ketua Umum DPP KNTI, Dani Setiawan.Pada kesempatan itu, Bung Dani panggilan akrab Dani Setiawan mengungkapkan bahwa tujuan dari Akademi Kepemimpinan Bahari adalah langkah awal menyiapkan kader kader pemimpin nelayan yang tangguh dan mumpuni.

“Akademi Kepemimpinan Bahari adalah suatu upaya untuk menghasilkan pemimpin pemimpin nelayan yang hebat dan mampu menjawab tantangan perubahan yang terus terjadi, termasuk dengan adanya Akademi Kepemimpinan Bahari ini, sistem kaderisasi di organisasi KNTI bisa berjalan secara baik dan berkelanjutan,” kata Dani Setiawan.

Akademi Kepemimpinan Bahari ini diikuti oleh lebih dari 70 peserta dari DPD dan DPW diseluruh Indonesia, termasuk diantaranya DPD Kabupaten Gresik, DPD Kabupaten Lamongan, DPW Jawa Timur, DPD Jakarta Utara, DPD Lombok Timur, DPD Kabupaten Fak FAK dan DPD Kabupaten Jepara. (red)