oleh

Akses Jalan Umum Masuk  Ke Pantai Suryawangi Dipasangkan Portal,Pengunjung Protes 

SKIl Lombok Timur-Para pengunjung yang masuk ke kawasan pantai Suryawangi,Kecamatan Labuhan Haji melakukan protes atas pemasangan portal atau get di jalan masuk menuju pantai tersebut. Padahal jalan itu merupakan jalan umum yang berada di kawasan dari ujung barat Pantai Labuhan Haji sampai ujung timur pantai Suryawangi.

Hal inilah yang tidak diperhatikan pengelola kawasan pantai Suryawangi dalam hal ini Dinas Pariwisata Lotim bersama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Suryawangi.Karena dengan adanya pemasangan portal atau get di jalur masuk pantai Labuhan Haji tentunya sangat disayangkan.

Begitu juga aksi protes tidak saja dilakukan saat para pengunjung berada dilokasi,akan tapi juga melalui media sosial (Facebook) juga warga melakukan kritikan terhadap pemasangan portal atau get dijalan umum masuk kawasan pantai Suryawangi.

” Masak Jalan umum dipasangkan portal atau get menuju masuk pantai Suryawangi,” kata para pengunjung pantai Suryawangi yang diminta tanggapannya Kemarin.‎

Harusnya, lanjut,Dispar Lotim bersama pokdarwis harus melakukan inovasi yang baik atas pengelolaan pantai Suryawangi tersebut.Tanpa harus menutup akses jalan masuk ke pantai Suryawangi dengan menggunakan portal atau get.

Karena permasalahannya itu jalan umum semua orang melewati jalan tersebut. Terkecuali kalau kawasan pantai Suryawangi itu dibuatkan pagar sehingga mudah melakukan pemungutan retribusi untuk PAD,tanpa menganggu akses jalan yang sudah ada.

” Bupati seharusnya menegur Dinas Pariwisata Lotim masalah ini, karena dikhawatirkan akan jadi masalah kedepannya,” ujarnya. 

Ditempat terpisah Kepala Dinas Pariwisata Lotim, H.Mugni saat dikonfirmasi mengatakan pemasangan portal di jalan masuk Pantai Suryawangi karena menurut aturan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) masuk dalam kawasan hanya dipakai oleh orang yang tujuannya berwisata.

” Karena masuk jalan dalam kawasan makanya kita pasangkan portal,” tegasnya.

Sementara saat ditanya mengenai masalah jalan yang masuk kawasan,apakah sudah ada SK ataukah tidak, Mugni menjelaskan mengenai SK masih dalam proses berdasarkan aturan Kemenpar.

” Ya kita uji coba,kalau ada orang yang lewat tidak untuk berwisata kita bukakan seperti mereka ke kebun dan Mancing dll,” terangnya.

” Begitu juga yang viral dibiarkan saja biar  Pantai Suryawangi semakin terkenal, sehingga tinggal kita luruskan,baguskan dan terus edukasi masyarakat,” tandasnya.(Sam)

Komentar

News Feed