As Sunnah Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penyerangan Markas di Lotim‎

SKI l Lombok Timur-Pihak as sunnah meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penyerangan markas as sunnah di Bagek Kecamatan Aikmel,Kabupaten Lotim,Minggu dinihari lalu (2|1).

Dengan menangkap pelakunya agar mengetahui siapa aktor dibaliknya aksi tersebut.

” Kami minta polisi mengusut kasus penyerangan markas kami yang di Bagek Nyake dengan mengungkap pelakunya,” tegas Pimpinan As Sunnah Bagek Nyake,Ustaz Abdullah Husni di kantor Bupati Lotim,Senin (3|1).

Menurutnya pihaknya telah melapor ke Polsek,maka tentunya tugas polisi sekarang untuk menangkap pelakunya,apalagi serangan ke as sunnah sudah sering terjadi seperti di Presak Kabar,Pringgesela,Kotaraja maupun ditempat lainnya.

Kemudian semua kejadian itu tidak pernah ditindak secara hukum,karena pelakunya tidak pernah ada yang ditangkap sehingga membuat kami menjadi merasa sedih.

” Kami minta keseriusan dari aparat kepolisian untuk mengungkap kasus penyerangan ini,paling tidak bisa menangkap satu orang pelakunya maka pelaku yang lainnya akan terungkap,” tandasnya.

Selain itu lanjut,Abdullah Husni meminta agar orang yang melakukan pemotongan vidio yang menyebabkan terjadi kemarahan di masyarakat dengan menyebabkan markas kami menjadi sasaran.

” Yang memotong vidio itu harus ditangkap dan diproses hukum,” pintanya.

Kapolres Lotim,AKBP Herman Suriyono,Sik,MH mengatakan pihak sedang bekerja untuk melakukan proses hukum baik terhadap ujaran kebencian maupun penyerangan markas as sunnah tersebut.

” Polres Lotim bersama Polda NTB sedang bekerja dalam melakukan proses hukum,”tegasnya.(Sam).