oleh

Beredar Video Bunyi Tembakan di Permata Pamulang, Ternyata Penyergapan Bandar Narkoba

SKI | Tangsel – Viral Beredar Video di medsos terkait adanya suara letusan yang meyerupain tembakan beredar di media sosial dengan akun @dewihos_

Dalam video kiriman akun tersebut menjelaskan terjadi penembakan di permata pamulang, pada selasa (04/01/22).

Faktanya adalah, Penangkapan dan Pelumpuhan Terhadap Pelaku Sindikat Narkoba. Penangkapan dan Pelumpuhan terhadap Pelaku Sindikit Narkoba, di Jln. Permata Pamulang Gg. Main Rt 03/04 Kel. Buaran Kec. Serpong Kota Tangerang Selatan.

Sekira Pukul 16.30 Wib terjadi proses penangkapan dan pelumpuhan terhadap terduga TO Pengembangan dari kasus Sindikat Narkoba Polda Metro di Wilayah Hukum Polsek Serpong, adapun pelaku sindikat Narkoba sebanyak 2 orang mengendarai mobil Jazz warna silver dengan Nopol B 1383 SHP.

Pelaku sudah di ikuti selama 3 bulan oleh Ditnarkoba Polda Metro dan disinyalir hari ini akan ada transaksi pengiriman barang jenis narkoba nomor 1 sebanyak 10 kg, sehingga team Ditnarkoba mengikuti gerak laju pelaku dari saat keluar dari tempat asal pelaku hingga proses pengejaran oleh team Polda Metro menggunakan kendaraan roda 4 juga.

Pelaku mengetahui kalau dirinya di ikuti oleh mobil yang di belakangnya dengan cepat segera tancap gas dan menghindar dari pengejaran sehingga terhenti di pertigaan Gang Main Permata Pamulang pangkalan ojek.

Sudah target makanya anggota membuntuti barang bukti 4 kg dari Cina. Ini kan barang dari Cina, sabu-sabu dan ini masih kita dalami, tegas Kombes Mukti Juharsa seperti yang dikutip rmolbanten.

Karena macet banyak mobil dan tidak bisa keluar sehingga team dari Polda turun dan langsung mendekati pelaku dan dilumpuhkan di kendaraan mobil pelaku, pelaku bisa dilumpuhkan dengan kondisi 1 meninggal di tempat dan 1 dalam kondisi kritis, saat ini para pelaku sudah di bawa oleh team Polda Metro ke Rumah Sakit Kramat Jati Jakarta dan ditemukan barang bukti Narkoba jenis Sabu seberat 4 kg.

Penyergapan dan Pelumpuhan terduga Sindikat Narkoba merupakan hasil pengembangan dari Ditnarkoba Polda Metro Jaya selama 3 bulan. (red).

News Feed