oleh

Berkah Penjual Garam Asal Pijot Bisa Umroh

-Ekonomi-84 views

SKI|Lombok Timur-Salah satu penjual garam di Desa Pijot,Kecamatan Keruak, Hajjah Fariyah merasa bersyukur dengan tercapai cita-citanya untuk melaksanakan umroh ke Makkah dari hasil jualan garamnya.

Dengan hanya membutuhkan waktu satu tahun berhasil menyetor lunas biaya perjalanan umrohnya sebesar Rp 30 juta melalui biro perjalanan haji dan umroh yang dipercayakannya.

” Alhamdulillah satu tahun mengumpulkan biaya untuk perjalanan umroh berhasil dilunasinya,” tuturnya di sela-sela berjualan garamnya,Minggu kemarin.

Ia menjelaskan total penghasilan yang berhasil dikumpulkan selama satu tahun sebesar Rp 35 juta dari hasil jualan garamnya. Sedangkan dirinya sudah terlebih dahulu melaksanakan rukun islam yang ke lim beberapa tahun silam.

” Ini berkah dari Alloh dari hasil jual garam,” kata Hj Fariyah sambil berapi-api menceritakan dirinya menjadi pedagang garam.

Selain itu,lanjutnya seharusnya dirinya berangkat Umroh pada awal tahun 2020 lalu,akan tapi terpaksa tertunda karena terlebih dahulu wabah corona menyerang.

Namun begitu semua yang berkaitan dengan masalah keuangan untuk keberangkatan ke tanah suci Makkah sudah diselesaikan semuanya. ” Sebenarnya saya berangkat umroh awal tahun 2020 tapi tertunda karena corona,” tegasnya.

Tidak itu saja, tambah Fariyah, sebenarnya dirinya dilarang berjualan garam oleh anak-anaknya.Akan tapi tetap bersikeras karena ingin melaksanakan umroh sehingga akhirnya anaknya memberikan ijin untuk berjualan garam.

” Anak-anak saya ada yang kerja di pegawai pajak,guru, di kantor pemda,” ucapnya.(Sam)‎

Komentar

News Feed