IMG-20200814-WA0074_copy_700x280
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Tasyakuran Pengangkatan Calon Polisi Di Malam Buka Aura

Rab, 31 Jul 2019 02:36:39am

Admin - Media Swarakonsumenindonesia

CollageMaker_20190731_022711596

SKI, Jakarta - Jumlah tamu yang datang ke padepokan Abah Anom semalam cukup banyak, memadati beberapa ruang yang ada. Di teras depan samping, ada beberapa tamu yang sedang diterapi atau di sini lebih dikenal dengan istilah “dipanasin”. Di ruang Putra Arjuna Anom, 5 pemuda, 2 wanita, 2 pasutri, didampingi putera arjuna seperti Botay, Bobol, Bayu, Kamal, dan Karno, tengah sharing dengan aa Darussalam Anom di sebuah ruang khusus diperuntukan untuk tangan kanan H Abah Anom untuk menangani sebagian tamu-tamu beliau. Sementara di ruang tengah, H. Abah Anom tampak sedang berdialog dengan beberapa tamu mitra bisnis dan para sineas antara lain Koh Niko cs, Udin Berantai cs, Deswyn, M. Herman, Omy, dan beberapa talent seperti Mega, Boncel, Moy dan lainnya. Di ruang PT. FANS, tampak Nughie, Wawan pajak, Ardy, Jawa, Ali Hsb, Salim, keluarga Kevin, keluarga Agung Ramadhan, ipar aa Darus, dan teh Eli asyik berbincang. Menunggu waktu prosesi pembukaan aura pukul 21.30 WIB, sebuah rutinitas setiap malam selasa.

Bertepatan dengan malam pembukaan Aura tersebut, terselip juga agenda lain seusai prosesi, yaitu Tasyakuran Pengangkatan Calon Polisi atas nama Riko Widodo, lelaki muda kelahiran 30 Oktober 1999. Anak ke-2 dari pasangan Rusdi dan Siti Maryam yang berkulit agak gelap ini datang bersama kedua orangtuanya, seorang adik laki-laki dan kakak perempuannya yang masih kuliah jurusan kebidanan.

Rusdi, ayah dari Riko, berprofesi sebagai pedagang Bubur Ayam di Telogong, Penjaringan, Jakarta Utara dan Siti Maryam, ibunya, adalah seorang pebisnis sembako.

Materi tes penerimaan calon polisi meliputi Kesehatan, Psikotest, Jasmani, dan Akademi telah dilewatinya dengan motivasi mulianya yang ingin membahagiakan kedua orangtuanya, mendapatkan pekerjaan tetap, dan bertekad mengabdi pada negara.

Di depan tamu H Abah Anom yang lain, Riko sempat bercerita bahwa Hari Pengumuman Perangkingan Akademik adalah saat yang paling mendebarkan. Di mana Riko Widodo bersama semua rekan seangkatannya harus bangun dan datang pagi-pagi ke lokasi tes dan masih harus menunggu hasil perangkingan itu dari pagi hingga jam 14.00 WIB. Dan sesuai harapannya, pada lembar pengumuman yang dipajang petugas, ia berhasil meraih total angka perolehannya yaitu 788, dari ketentuan nilai perangkingan terendah 660 dan angka perangkingan tertinggi 891.

Foto: Abah H. Anom Saat Proses Buka Aura

Saat berlangsungnya proses bedah aura disambut antusias oleh para tamu yang rela antri panjang. Berbagai hajat dan kendala diharapkan akan dapat berangsur bahkan kontan berhasil tersingkirkan setelah terbukanya cakra dan ternetralisirnya energi negatif yang menempel atau sempat bersarang di tubuh jasadiah para tamu. Dirinya tak lagi ditunggangi kusutnya hati dan buruknya pikiran baik yang berasal dari dalam ataupun luar dirinya. Sehingga pancaran Nur Muhammad dan Nur Ilahi yang ada dalam setiap diri dari setiap tamu yang hadir, mampu lebih mendominasi dibanding sosok negatif lainnya. Apa yang dilakukan H Abah Anom dan aa Darussalam Anom bersama tim putera Arjuna Anom adalah sebuah upaya menolong semua tamu untuk melepaskan dirinya dari berbagai penyakit hati yang menjadi sumber dari segala penyakit, bala’, dan musibah.

Seperti biasanya, seusai itu H Abah Anom selalu memberikan pencerahan baru. Bahwa kesederhanaan hidup itu harus lebih diutamakan dibanding memamerkan apa yang dipunya, di tengah kebersamaan antar sesama yang hadir dengan ragam profesi dan hajat. Jadi harus bisa saling menjaga hati sesama. Seperti halnya Allah yang selalu menyapa dan menjaga cinta dan kasih sayangnya pada seluruh makhluk yang diciptanya, tanpa kecuali. Maka sebagai manusia pun harus selalu sadar bahwa kita semua itu “disayang” Allah. Dan melalui segala musibah, bencana atau penyakitlah, Allah menguji manusia, seberapa jauh dan dalamkah kesadaran akan Tahu Dirinya Manusia yang telah sengaja diciptakan dan diterjunkan di atas bumi ini. Tentunya ada tugas khusus bagi Manusia.

Nasehat yang sempat mencuri perhatian pun sempat disampaikan H Abah Anom dengan santai “Jadi Polisi itu jangan macem-macem, ya” kepada Riko yang sebentar lagi akan masuk karantina polda selama tujuh (7) bulan. Semoga dapat lulus seperti 120-an lebih Polri dan tentara dari keluarga besar Abah Anom lainnya, yang rata-rata sudah jadi Perwira.

“Abah sangat berharap, Padepokan Abah Anom dapat melahirkan kader-kader luarbiasa”, tandas H Abah Anom.

Selain itu H. Abah Anom menginginkan agar jadwal tetap pelatihan Acting yang tanpa dipungut biaya itu alias gratis untuk diaktifkan kembali, setiap hari Minggu. Yang sudah beberapa bulan ini non aktif karena mayoritas para personil disibukkan menangani tiga produksi yaitu Menjelang Senja Di Bojongkokosan, Gerbang Dari Barat, dan Syekh Siti Jenar.

“Jadi artis itu tidak harus ganteng. Tapi harus unik dan langka. Ganteng sekalian atau jelek dan aneh sekalian. Yang penting saat syuting selain berkarakter, juga harus kuat chemistry nya dengan lawan main. Makanya saat di film Menjelang Senja Di Bojongkokosan, Abah langsung minta supaya Boncel dan Mio dijadikan satu dalam peran, berpasangan. Abah yakin mereka bisa menghidupkan suasana. Dan hidup itu misteri, penuh rahasia, karena Abah bisa banyak belajar dari narasumber yang berumur 99 tahun dan 125 tahun“, jelas H Abah Anom sambil tertawa geli mengingat beberapa adegan lucu saat syuting.

Tausyiah singkat H. Abah Anom pun ditutup dengan do’a syukur yang memunajatkan intisari dari segala hajat yang hadir. Terselip juga sebuah kalimat doa yang didapat dari para narasumber yang diterapkan saat menghancurkan helm dan tank sekutu hanya dengan menggunakan ketapel dan panah.

Seusai itu, beberapa orang tampak sibuk melayani semua tamu yang duduk di depan dan kanan kiri H Abah Anom. Beberapa tampah yang berisi aneka kue syukuran mulai dibagi-bagikan, disambut dengan akrab, hangat, dan penuh ceria, cermin telah terjalinnya rasa kekeluargaan di Padepokan Abah Anom.

“Sosok H Abah Anom sangat kharismatik. Baru dua kali pertemuan, kemudian kami tindaklanjuti untuk membicarakan hajat kami biar Allah SWT meridloi hajat anak kami, ternyata gayung bersambut. Berkat arahan beliau yang sudah kami anggap sebagai orangtua kami sendiri. Jadi apa kata Abah, kami gak pernah membantah. Waktu itu ada kata-kata Abah yang bikin kami salut, kalo Abah itu yakin 99% jadi, kalau yang 1 % gagal, itu cuma karena sakit”, ujar Rusdi ayah dari Riko Widodo dengan nada penuh haru di depan istri dan ketiga anaknya yang manggut-manggut.

“Kalau Abah mau bantu itu tidak mau tanggung, selain do’a juga Abah punya banyak kenalan, yang selama Allah SWT mengijinkan dan berkehendak semua sangat sangat mudah terjadi”, ucap H Abah Anom. (Red SKI) 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Muspika Tanjungsari Gelar Ops. Yustisi Antisipasi Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19

Jum, 18 Sep 2020 08:18:58pm

  SKI|Bogor - Operasi Yustisi terus digencarkan guna tekan persebaran Covid-19 oleh tim gabungan Polsek Tanjungsari, Koramil, dan Pol PP...

Tekan Penyebaran Virus Covid-19, BPBD Kabupaten Bogor Semprot Disinfektan Pemukiman Warga

Jum, 18 Sep 2020 08:14:50pm

  SKI|Bogor - Gunakan Mobil Tangki Operasional, selama dua hari BPBD Kabupaten Bogor gelar penyemprotan disinfektan diseluruh wilayah pemukiman...

Polsek Caringin Gelar Operasi Yustisi Guna Putus Penyebaran Covid-19

Kam, 17 Sep 2020 09:41:26pm

  SKI|Bogor - Tidak menggunakan masker, melanggar protokol kesehatan siap-siap untuk diberikan tindakan berupa sangsi sosial maupun dikenakan...

Bupati Bogor Ade Yasin Menghadiri Acara Syukuran HUT PMI ke-75

Kam, 17 Sep 2020 09:37:29pm

  SKI|Bogor - Bupati Bogor H. Ade Munawaroh Yasin menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun PMI (Palang Merah Indonesia) ke-75 di Aula Markas...

Pemda Kabupaten Bogor Tandatangani MOU Dengan BAPENDA Jabar

Kam, 17 Sep 2020 11:08:39am

  SKI|Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat menandatangani Sinergitas Program...

LBHM Cibinong Berbenah Diri, Angkat Direktur Baru Ditengah Pandemi

Kam, 17 Sep 2020 10:42:33am

  SKI|Bogor - Kebutuhan masyarakat akan keadilan dan perlindungan hukum terus meningkat, ditengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih...

Kapolsek Babakan Madang Telusuri Dugaan Penganiayaan Seorang Ustad Yang Meninggal

Kam, 17 Sep 2020 07:05:07am

  SKI|Bogor - Setelah adanya berita pada media sosial terkait meninggalnya seorang tokoh Pimpinan Pondok Pesantren karena dugaan penganiayaan,...

Ditengah Pandemi Warga Babakan Madang Dilanda Krisis Air Bersih

Kam, 17 Sep 2020 06:41:01am

  SKI|Bogor - Musim kemarau yang tengah melanda pada sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor mengakibatkan warga masyarakat mengalami kesulitan...

Kanit Binmas Polsek Gunung Putri, Pimpin Langsung Operasi Yustisi

Rab, 16 Sep 2020 11:39:27pm

  SKI|Bogor - Pendisiplinan protokol kesehatan terus dilakukan, Polsek Gunung Putri bersama Koramil serta Pol PP bersama - sama bersinergi...

Hadapi Porda Jabar 2022, Cabor Sepatu Roda Targetkan 4 Medali Emas

Rab, 16 Sep 2020 08:56:57pm

  SKI|Bogor - Ditengah pandemi Covid-19 yang masih terus merebak tidak menyurutkan semangat para atlet berbagai Cabang Olahraga (Cabor) di...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->