SKI Cibinong | Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus meningkatkan profit perusahaan sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pengelolaan yang profesional, sehat, dan berorientasi bisnis.
Hal tersebut disampaikan Rudy Susmanto saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) gabungan empat BUMD Pemerintah Kabupaten Bogor di Cibinong, Rabu (25/2). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran komisaris, direksi, pemegang saham, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta perbankan daerah.
Bupati Bogor Lantik 32 Pejabat Lingkup Pemkab Bogor Perkuat Birokrasi dan Pelayanan PublikJumat, 22 Mei 2026Dalam arahannya, Rudy menegaskan bahwa BUMD harus mampu menjadi lokomotif pembangunan daerah dan bukan sekadar pelengkap struktur pemerintahan.
Menurutnya, keberhasilan perusahaan daerah tidak hanya diukur dari besarnya dividen yang diberikan kepada pemerintah daerah, tetapi juga sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Keuntungan pemerintah bukan hanya soal dividen, tetapi bagaimana masyarakat mendapatkan manfaat. BUMD harus untung dan harus berdampak,” tegas Rudy
Rudy juga menekankan pentingnya membangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dengan jajaran komisaris dan direksi BUMD melalui evaluasi menyeluruh serta penyamaan visi dalam memperkuat arah bisnis perusahaan daerah.
Ia memastikan bahwa pengelolaan BUMD di Kabupaten Bogor dilakukan secara profesional dan bebas dari kepentingan politik.Menurut Rudy, evaluasi terhadap komisaris maupun direksi dilakukan secara objektif berdasarkan capaian kinerja dan kontribusi terhadap perusahaan.
Pejabat yang masa jabatannya telah berakhir, kata Rudy, tetap memiliki peluang untuk diperpanjang apabila menunjukkan hasil kerja yang baik dan mampu meningkatkan performa perusahaan.Sementara posisi yang masih kosong akan segera diisi melalui mekanisme Panitia Seleksi (Pansel) agar tata kelola perusahaan tetap berjalan optimal dan profesional.
“Bisnis itu butuh kepercayaan dan kebersamaan. Kita tidak mencari kesalahan, tapi membenahi bersama,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan mulai tahun 2026 seluruh BUMD dapat mencatatkan peningkatan profit yang signifikan. Rudy menyebut tahun 2025 menjadi fondasi penting karena seluruh BUMD di Kabupaten Bogor berhasil mencatatkan kondisi tanpa kerugian.
Untuk memperkuat pertumbuhan BUMD, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya penguatan sektor pariwisata dan layanan haji melalui pengembangan hotel serta optimalisasi kegiatan pelatihan perangkat daerah sebagai potensi pasar internal.
Selain itu, sektor perbankan daerah juga didorong lebih agresif dalam menangkap peluang bisnis, termasuk pembiayaan perumahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melalui skema yang terjangkau.Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan tata kelola perusahaan yang baik, Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk melakukan audit menyeluruh terhadap kinerja seluruh BUMD.
“Kita ingin melihat secara utuh. Kalau ada kekurangan, kita perbaiki bersama,” kata Rudy Susmanto.
Rudy berharap seluruh jajaran BUMD memiliki pola pikir dan visi yang sama dalam membangun perusahaan daerah yang sehat, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia juga mengajak seluruh pihak meninggalkan perbedaan dan fokus pada penguatan bisnis serta pelayanan kepada masyarakat.Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis BUMD dapat tumbuh semakin profesional, meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah, sekaligus menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.(red)









