SKI | Lotim – Bupati Lombok Timur H.Haerul Warisin mengajak kepada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabat lingkup Pemkab Lotim untuk mekir dan jual kecap ke pemerintah pusat.
Demikian ditegaskan Bupati dalam sambutannya saat pelantikan pejabat eselon III dan IV Lotim di pendopo Bupati Lotim, Jumat (17/10).
” Kita harus banyak mekir dan jual kecap ke pusat agar dapat anggaran untuk dibawa ke Lotim,” tegasnya.
Ia mengatakan kita harus banyak menjemput bola dan program ke kementrian untuk dibawa pulang ke Lotim.Karena dengan cara itulah kita akan bisa untuk berbuat lebih banyak bagi Lotim.
Apalagi tahun 2025 menuju tahun 2026 mengalami perubahan anggaran yang cukup signifikan dengan adanya pemotongan atau pemangkasan anggaran dari pusat sebesar Rp 329 milyar
Sementara pada sisi lain menjadi bupati tidak boleh berdiam diri tapi harus jemput bola ke pusat.
” Dikira jadi bupati enak apalagi kalau dipotong anggaran sebesar ini,makanya harus bisa berbuat untuk mencari anggaran yang besar itu,” ujarnya.
Iron juga menambahkan dirinya,Sekda dan Wabup tidak boleh istirahat berikan permakluman kepada masyarakat apalagi dengan peraturan banyak berubah.
Kemudian kebiasaan yang hedon ada perubahan untuk lakukan efisiensi,keberkahan perjuangkan ke kementrian dengan menjual wilayah dan potensi yang kita miliki.
“Tanggung jawab dan berat membuat lotim tingkatkan ekonomi pertumbuhan karena keberhasilan itu atas usaha kita semua bukan karena Bupati,” tandasnya. (Sul).














