Dewan Dukung Langkah RSUD Praya untuk Perluasan Lahan Parkir

SKI| Lombok Tengah – Tingginya animo masyarakat untuk memanfaatkan Rumah Sakit Umum Daerah Praya Kabupaten Lombok Tengah sebagai tempat pelayanan kesehatan bagi masyarakat berdampak kepada semakin banyaknya ruang rawat inap yang dibutuhkan.

Karena itu pihak rumah sakit harus mulai memikirkan ruang rawat inap yang memadai.

Selain itu, dampak lain yang ditimbulkan dari tingginya minat masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit adalah lahan parkir yang terbatas.

Lahan parkir yang dimiliki Rumah Sakit Umum Daerah Praya saat ini tidak mampu menampung banyaknya kendaraan yang masuk dan parkir di lahan parkir.

Tidak hanya kendaraan roda dua dan empat milik pengunjung yang memadati lahan parkiran, tetapi juga kendaraan karyawan dan karyawati rumah sakit juga menambah padatnya lahan parkiran yang ada.

Hal itulah yang membuat pengunjung mengeluhkan sempitnya lahan parkir.

Untuk itu pihak rumah sakit harus mulai memikirkan lahan parkiran baru. Selama ini lahan parkir kendaraan roda dua dan empat menggunakan halaman sebagai tempat parkir.

Tidak jarang pengunjung parkir di pinggir jalan depan rumah sakit, hal itu menjadikan kemacetan. Karenanya lokasi lahan parkir baru mutlak harus dimiliki rumah sakit.

Menyikapi hal itu Direktur RSUD Praya dr. Mamang Bagiansyah, sejak awal sudah mulai memikirkan hal itu namun sejauh ini belum ada lahan yang ada untuk dimanfaatkan sebagai lahan parkir yang memadai.

Sebenarnya, kata Mamang terdapat lahan persawahan yang berada di sebelah barat rumah sakit yang sangat bagus untuk dijadikan lahan parkir hanya saja sampai saat ini dirinya belum mengetahui pemilik lahan dan status lahan.

“Ada lahan disebelah barat rumah sakit, itu sangat baik untuk dijadikan lahan parkir, hanya saja kita belum tahu siapa pemilik lahan dan seperti apa status tanah tersebut,” kata Mamang dalam sebuah diskusi. Selasa (28|5).

Mamang mengatakan luas lahan yang dibutuhkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah Praya sebagai lahan parkir kurang lebih 2 hektar. “Dua hektar saja cukup untuk lahan parkir,”. Lanjutnya.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Tengah Muhalip mendukung upaya Rumah Sakit memperluas lahan parkir sebab lahan yang ada sekarang sudah tidak muat menampung banyaknya kendaraan roda dua dan empat baik milik pengunjung maupun milik karyawan rumah sakit.

“Memang harus luas lahan parkir, harus dicarikan lahan baru untuk lahan parkir,” tutupnya. (Riki).