oleh

Di Sindir Lebay Oleh PMII, IMM Mataram: Sejak Kapan PMII Jadi Budak Dan Jubir Presiden?

SKI, Mataram – Sebagai organisasi pergerakan, IMM Cabang Kota Mataram, menyayangkan sikap PMII yang sibuk berselingkuh dengan kekuasaan.

Ketua IMM Mataram, Amal Abrar, khawatir PMII Cabang Mataram tidak suka hidup di jalan memperjuangkan hak-hak masyarakat serta merasakan penderitaan rakyat.

“Saya sebagai ketua Cabang IMM, seakan-akan melihat bahwa PMII sudah jadi budak Presiden, jadi Jubir (juru bicara) Presiden, Sejak kapan ya?,” respon Amal Abrar, Kamis (21/03) sore di Mataram menjawab kritikan dari ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) karena HMI dan IMM dianggap lebay.

IMM pun mengajak PMII untuk tidak terlalu mengemis pada kekuasaan. Menurutnya, PMII harus melihat secara komprehensif permasalahan sosial di tengah masyarakat NTB.

“Kasihan rakyat. Masa PMII Cabang Mataram tidak bisa melihat kondisi dan keadaan di NTB, ketimpangan pembangunan pascagempa itu contoh kecilnya,” kata Abrar menohok.

Sebelumnya, IMM, HMI-DIPO serta HMI-MPO Cabang Mataram menyarankan Presiden Jokowi untuk tidak ke NTB besok, Jum’at (22/03) pagi, jika kedatangannya hanya akan menambah beban masyarakat serta hanya ingin menaikkan elektabilitasnya di NTB.

“Kita sederhanakan saja, beberapa contoh kasus penanganan gempa Lombok yang prosedur penanganannya terlalu ribet memberatkan rakyat. Belum lagi penerima bantuan yang tidak merata,” kata Amar sebelumnya.

Penulis : Amre

Editor    : Red SKI

Komentar

News Feed