Dibalik Aks Aktivis Lotim,Bawaslu Lotim Dituding Macan Ompong,KPU Berlagak Bawaslu 

SKI | Lotim – Puluhan aktivis pergerakan dari berbagai elemen yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Demokrasi (GMMP) Lombok Timur melakukan aksi ke kantor KPU dan Bawaslu Lotim,Selasa (5|3).

Dalam aksi tersebut menuding kalau Bawaslu Lotim tidak punya nyali seperti macan Ompong untuk melakukan penindakan tegas terhadap rekomendasi PSU yang dikeluarkan di TPS 2 Bandok, akan tapi KPU Lotim membatalkannya karena alasan masuk ranah pidana.

Kemudian pada sisi lainnya KPU Lotim dituding berlagak seperti Bawaslu yang menyatakan kasus TPS 02 Bandok masuk ranah pidana,padahal itu tugas Bawaslu Lotim untuk melakukan penanganan.

Maka kalau KPU Lotim tidak melaksanakan rekomendasi Bawaslu Lotim maka tentunya dalam aturan yang ada sudah ada ancaman pidana didalamnya.Sehingga tentunya KPU Lotim harus jalankan rekomendasi itu kalau tidak mau berurusan dengan hukum.‎

” Kami melihat Bawaslu Lotim seperti macan Ompong dan KPU Lotim berlagak seperti Bawaslu,maka itu namanya tidak memahami tufoksinya,”kata Orator Aksi,Sateriadi dalam orasinya di depan kantor KPU dan Bawaslu Lotim.

Massa aksi secara bergantian menyuarakan aspiranya dengan mendapatkan pengawalan dan pengamanan ketat dari aparat kepolisian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Para massa aksi juga menuding kalau KPU dan Bawaslu Lotim mempertontonkan tindakan-tindakan kurang baik sebagai penyelenggara pemilu.Dimana Bawaslu Lotim tidak berani bertindak tegas terhadap rekomendasi yang dilayangkan ke KPU Lotim mengenai PSU tersebut.

Sementara pada sisi lainnya Ketua KPU Lotim dengan berbagai macam alasan pembenar untuk menunjukkan ketidakmampuanya menjadi penyelenggara pemilu yang baik. Dengan mengatakan masuk ranah pidana,waktu mepet sampai tidak ada anggaran untuk melaksanakan PSU sebagaimana yang direkomendasikan Bawaslu.

” Omongan Ketua KPU Lotim mengenai dibatalkan PSU plin plan,itu namanya tidak konsitenten menjadi penyelenggara pemilu,”teriak orator aksi lainnya,Muhyi dengan nada lantang kalau Ketua KPU Lotim dituding telah melanggar etik sebagai penyelenggara.

Sementara itu, Orator aksi yang lainnya dalam orasinya menuding ada oknum Panwascam yang sekarang menjadi komisioner KPU Lotim diduga melakukan cawe-cawe dengan oknum caleg di wilayah Dapil V Lotim. Dengan tujuan agar suaranya banyak dan menang dalam Pileg.‎

” Kami memiiki bukti dan akan terus menyuarakan karena perbuatan yang tidak sepatutnya dilakukan penyelenggara pemilu,” katanya orator aksi Herwadi seraya menegaskan kami akan laporkan Bawaslu dan KPU Lotim ke DKPP RI.

Kemudian massa aksi menyampaikan pernyataan sikapnya dan setelah itu membubarkan diri dengan tertib dengan berjanji akan melakukan aksi lebih besar lagi nantinya.

Ditempat terpisah Komisioner Bawaslu Lotim,Samsul Hadi mengatakan sangat berterima kasih dengan adanya aksi tersebut sebagai fungsi kontrol dan pengawasan dari masyarakat.

Begitu juga terhadap apa yang menjadi tuntutan massa aksi tentunya dari Bawaslu Lotim telah memberikan rekomendasi kepada KPU Lotim untuk melaksanakan PSU di tiga TPS di Lotim. Termasuk TPS yang diangkat massa aksi TPS 02 Bandok.

” Tugas Bawaslu memberikan rekomendasi ke KPU Lotim tinggal KPU yang melaksanakannya PSU itu,” tegasnya seraya mengatakan begitu juga dengan adanya dugaan oknum Panwascam melakukan cawe-cawe kami akan dalami nantinya.

Kemudian Ketua KPU Lotim, Ada Suci Makbullah mengatakan sangat bagus aktivis melakukan aksi karena itu merupakan bagian dari demokrasi yang telah diatiur dalam undang-undang untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

” Alhamdulillah sangat kita bersyukur sudah diingatkan sama teman-teman semuanya,”ujarnya. (Sul).