SKI| Lombok Barat – Puluhan karyawan Jembatan Baru (JB) di Kediri, Lombok Barat diduga melakukan aksi mogok kerja pada hari Kamis (15|1).
Aksi tersebut diduga karena adanya pemotongan gaji sebesar 140.000 ribu sejak Januari 2025 lalu yang belum jelas peruntukan nya.
Salah satu narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya menjelaskan, pemotongan gaji yang dilakukan oleh pihak JB tersebut beralasan untuk pelatihan peningkatan kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) disana.
Selain itu, pemotongan yang dilakukan juga akan bertahap berkurang, mulai dari 140.000 ribu rupiah, kemudian 100.000 ribu rupiah.
Namun hal itu, tidak pernah terjadi sampai dengan Januari 2026 ini.
“Selama setahun kemarin kita tidak pernah diberikan pelatihan maupun yang lain, tapi gaji tetap dipotong, ” Ujarnya saat dikonfirmasi oleh Media ini.
Bukan hanya pemotongan gaji, ia juga menuturkan bahwa uang cuti karyawan juga tidak diberikan.
“Misalnya kita cuti, uang itu tidak diberikan, itu mulai sejak November lalu, ” Katanya.
Menanggapi hal tersebut, media ini kemudian melakukan konfirmasi ke HRD SPV JB Dendi, namun pihaknya menjawab secara singkat.
“Saya belum bisa komentar apa-apa. Dan soal mogok kerja itu tidak ada, sekarang sudah beraktivitas kembali. Silahkan saja cek kalau ndk percaya, ” Singkatnya. (Riki)








