oleh

Dugaan Mark Up Proyek Pagar GOR Senen Jakarta Pusat

SKI | Jakarta – Proyek Pemagaran Gelanggang Olahraga (GOR) Senen, Jakarta Pusat TA 2024 menjadi sorotan. Diduga kuat, ada penggelembungan anggaran yang telah direncanakan oknum pejabat instansi terkait.

Dalam rincian kegiatan proyek tertera bahwa volume pekerjaan mencapai 1048 Meter lari. Padahal, di lokasi terukur hanya ratusan meter.

Pengerjaaan proyek oleh PT. Kaluni Gempa Bersaudara dengan nilai anggaran hampir dua miliar rupiah juga diduga asal jadi, tidak sesuai spesifikasi.

Pekerjaan yang menjadi sorotan karena diduga asal jadi, diantaranya adukan semen manual, tidak memakai ready mix. Mutu adukan semen dan tanah diperkirakan sangat rendah, dengan 1 berbanding 6-8.

Kemudian, galian pondasi yang sangat dangkal, hanya berkisar 20 cm. Setidaknya 50 cm agar pagar tidak gampang roboh. Pembesian tidak menggunakan ulir ukuran 13 mm.

Sementara pelaksana proyek dan konsultan pengawas juga jarang berada di lokasi saat wartawan memantau pengerjaan.

Selain Pemagaran GOR Senen, proyek lainnya dari Suku Badan Pengelolaan Aset Daerah Kota Administrasi Jakarta Pusat TA 2024 yang menjadi sorotan, Penyediaan
Papan Aset Milik dengan total pagu anggaran Rp.744.162.427.

Pegiat anti korupsi dari NGO Jaring Pelaksana Anti Korupsi (Jalak), Kampanye Sitanggang, menyebut ada dugaan penggelumbangan anggaran pada kedua proyek.

Kampanye mengatakan pihaknya sudah mengajukan surat klarifikasi ke Kepala Suku Badan Pengelolaan Aset Daerah Kota Administrasi Jakarta Pusat. Namun, belum ada respon.

“Dalam waktu dekat, akan kami laporkan ke inspektur dan aparat penegak hukum lainnya,” tegas Kampanye kepada wartawan di lingkungan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, beberap waktu lalu.

Ketika dicoba ditemui ke kantornya, Kepala Suku Badan Pengelolaan Aset Daerah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Faisal, tidak berkenaan. Dikonfirmasi lewat whatsapp, ia juga tidak menjawab. (Sahala T P)