IMG-20200814-WA0074_copy_700x280
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Dana Desa Rancamulya Tahun Anggaran 2019 di Duga Ajang Korupsi 

Jum, 17 Jul 2020 07:41:14pm

Admin - Media Swarakonsumenindonesia

IMG-20200717-WA0057_copy_600x400

SKI| Indramayu - Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 Pasal 3 menyebutkan tentang prioritas penggunaan Dana Desa yang didasarkan pada prinsip-prinsip antara lain mencakup:

1.Keadilan: mengutamakan hak dan kepentingan seluruh warga Desa tanpa membeda-bedakan;
2.Kebutuhan Prioritas: mendahulukan kepentingan Desa yang lebih mendesak, lebih dibutuhkan dan berhubungan langsung dengan kepentingan sebagian besar masyarakat Desa;
3.Terfokus: mengutamakan pilihan penggunaan Dana Desa pada 3 (tiga) sampai dengan 5 (lima) jenis kegiatan sesuai dengan kebutuhan sesuai dengan prioritas nasional, daerah provinsi, daerah kabupaten/kota dan desa, dan tidak dilakukan praktik penggunaan Dana Desa yang dibagi rata.
4.Kewenangan Desa: mengutamakan kewenangan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala Desa;
5.Partisipatif: mengutamakan prakarsa, kreativitas, dan peran serta masyarakat Desa;
6.Swakelola: mengutamakan kemandirian Desa dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan Desa yang dibiayai Dana Desa.

Namun realita yang terjadi di Daerah Kabupaten Indramayu Jawa Barat, terkait penggunaan Dana Desa diduga membentur Peraturan Menteri Desa tersebut, misalnya di Desa Rancamulya, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, diduga manipulasi Laporan Realisasi Penyerapan dan Capaian Keluaran Dana Desa tahun anggaran 2019, seperti diduga dalam pelaksanaan pembangunan pengerasan jalan Desa sepanjang / volume keluaran 2,630 Meter (M) dengan anggaran sebesar Rp.573,186,000, tenaga kerja 3 orang, durasi 3 hari, dengan upah Rp.198,822,000, diduga dikerjakan rekanan kerja alias dilelangkan tidak Swakelola, belum termasuk dugaan penyimpangan lainnya.

Kalau kita melihat data laporan realisasi penyerapan dan capaian keluaran Dana Desa Rancamulya tahun anggaran 2019, dipadukan dengan realita pelaksanaan dilapangan sepertinya banyak "Kejanggalan", salah satunya pekerjaan pembangunan rehabilitasi/ peningkatan/ pengerasan jalan Desa Rancamulya, yang diduga dikerjakan rekanan kerja yaitu dilelang, tetapi dimasukan dalam laporan swakelola, juga volume panjang jalan Desa tersebut 2,630 meter makan biaya Rp.573,186,000, dengan tenaga kerja 3 orang, durasi 3 hari dengan upah sebesar Rp.198,822,000, apa itu tidak aneh!!, ungkap narasumber yang dipercaya warga kecamatan Gabuswetan, yang minta namanya tidak di publikasi, Kamis (16/07/2020).

Sementara sang penguasa pemerintah Desa.Rancamulya,ketika hendak dikonfirmasi Tim Jurnalistik,selalu tidak ada dikantor Desa,dan saat dikonfirmasi via telepon selulernya Kepala Desa Rancamulya, Tarda diduga enggan memberikan penjelasan terkait adanya dugaan penyimpangan Dana Desa tahun 2019, yang terkesan seperti menghindar, Jumat (17/7/2020).

Berdasarkan hasil pantauan dilapangan dan data yang dihimpun Tim Insan Pers,diduga adanya penyimpangan Dana Desa Rancamulya tahun 2019,kepada pihak penegak hukum di Indramayu supaya turun  " Usut Tuntas " oknum sang penguasa pemdes Rancamulya tersebut,. ( rastim ken aji )

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Muspika Tanjungsari Gelar Ops. Yustisi Antisipasi Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19

Jum, 18 Sep 2020 08:18:58pm

  SKI|Bogor - Operasi Yustisi terus digencarkan guna tekan persebaran Covid-19 oleh tim gabungan Polsek Tanjungsari, Koramil, dan Pol PP...

Tekan Penyebaran Virus Covid-19, BPBD Kabupaten Bogor Semprot Disinfektan Pemukiman Warga

Jum, 18 Sep 2020 08:14:50pm

  SKI|Bogor - Gunakan Mobil Tangki Operasional, selama dua hari BPBD Kabupaten Bogor gelar penyemprotan disinfektan diseluruh wilayah pemukiman...

Polsek Caringin Gelar Operasi Yustisi Guna Putus Penyebaran Covid-19

Kam, 17 Sep 2020 09:41:26pm

  SKI|Bogor - Tidak menggunakan masker, melanggar protokol kesehatan siap-siap untuk diberikan tindakan berupa sangsi sosial maupun dikenakan...

Bupati Bogor Ade Yasin Menghadiri Acara Syukuran HUT PMI ke-75

Kam, 17 Sep 2020 09:37:29pm

  SKI|Bogor - Bupati Bogor H. Ade Munawaroh Yasin menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun PMI (Palang Merah Indonesia) ke-75 di Aula Markas...

Pemda Kabupaten Bogor Tandatangani MOU Dengan BAPENDA Jabar

Kam, 17 Sep 2020 11:08:39am

  SKI|Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat menandatangani Sinergitas Program...

LBHM Cibinong Berbenah Diri, Angkat Direktur Baru Ditengah Pandemi

Kam, 17 Sep 2020 10:42:33am

  SKI|Bogor - Kebutuhan masyarakat akan keadilan dan perlindungan hukum terus meningkat, ditengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih...

Kapolsek Babakan Madang Telusuri Dugaan Penganiayaan Seorang Ustad Yang Meninggal

Kam, 17 Sep 2020 07:05:07am

  SKI|Bogor - Setelah adanya berita pada media sosial terkait meninggalnya seorang tokoh Pimpinan Pondok Pesantren karena dugaan penganiayaan,...

Ditengah Pandemi Warga Babakan Madang Dilanda Krisis Air Bersih

Kam, 17 Sep 2020 06:41:01am

  SKI|Bogor - Musim kemarau yang tengah melanda pada sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor mengakibatkan warga masyarakat mengalami kesulitan...

Kanit Binmas Polsek Gunung Putri, Pimpin Langsung Operasi Yustisi

Rab, 16 Sep 2020 11:39:27pm

  SKI|Bogor - Pendisiplinan protokol kesehatan terus dilakukan, Polsek Gunung Putri bersama Koramil serta Pol PP bersama - sama bersinergi...

Hadapi Porda Jabar 2022, Cabor Sepatu Roda Targetkan 4 Medali Emas

Rab, 16 Sep 2020 08:56:57pm

  SKI|Bogor - Ditengah pandemi Covid-19 yang masih terus merebak tidak menyurutkan semangat para atlet berbagai Cabang Olahraga (Cabor) di...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->