728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi
CollageMaker_20191007_202607798

SKI| Yogyakarta – Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita mendorong anggota The Association of Natural Rubber Producing Countries (ANRPC) bersinergi untuk menentukan langkah adaptif dan inklusif bagi
pengembangan industri karet secara berkelanjutan. Hal ini disampaikan Mendag saat membuka Konferensi Tahunan Karet ANRPC ke-12 yang mengangkat tema “Adaptive and Inclusive Path to Sustainable Value Chain” di Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (7/10).

Di tengah pelambatan ekonomi global, penurunan produksi dan harga karet, penting bagi anggota ANRPC mengambil langkah adaptif dan inklusif untuk mewujudkan rantai nilai industri karet secara berkelanjutan. Produksi karet alam yang berkelanjutan dapat menjamin pasokan komoditas tersebut secara global, jelas Mendag.

Data ANRPC menyebutkan, pada beberapa bulan awal 2019, produksi karet alam menurun; sedangkan tingkat konsumsi dunia meningkat dari tahun ke tahun. Namun demikian, harga karet alam dunia tidak kunjung terkoreksi
ke level yang diharapkan.

Menurut Mendag, ada tiga aspek yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan industri karet yang berkelanjutan, yaitu ekonomi, lingkungan, dan sosial. Dari aspek ekonomi, pergerakan harga karet tidak lagi banyak dipengaruhi
faktor fundamental yang meliputi permintaan dan penawaran.

Terbukti saat ini pasokan karet global menurun, tetapi harganya masih tetap rendah. Penurunan pasokan ini disebabkan antara lain oleh penurunan produksi yang
disepakati negara-negara produsen karet (ITRC) dan penyebaran penyakit jamur.
Mendag juga menyampaikan, penyerapan karet alam saat ini masih didominasi industri ban.

Sudah seharusnya upaya penyerapan karet alam melibatkan berbagai pemangku kepentingan. “Penyerapan karet alam hendaknya tidak hanya melibatkan industri besar, tetapi para pemangku kepentingan dari berbagai level, termasuk industri
kecil penopang dan para petani,” kata Mendag.

Sementara itu, dalam konteks lingkungan, karet merupakan tanaman yang ramah lingkungan, mudah ditanam, dan dirawat.

Dari segi sosial, karet alam merupakan sumber pemasukan utama bagi jutaan petani yang lahannya
mencapai 85 persen dari total lahan perkebunan di seluruh dunia. Harga komoditas karet yang stabil akan dapat
membantu mengurangi kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan di daerah-daerah terpencil.

“Kita perlu menempatkan kepentingan petani karet alam ke dalam rantai nilai karet alam untuk mendukung petani meneruskan aktivitas perkebunan mereka. Indonesia sebagai salah satu negara produsen menilai penting
rantai nilai karet berkelanjutan dari industri hulu ke hilir yang adaptif dan inklusif, tidak hanya untuk konsumen tetapi juga produsen,” ungkap Mendag.

Untuk mendukung terwujudnya industri karet berkelanjutan, Indonesia telah melakukan berbagai upaya seperti membentuk Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) untuk membantu petani menghasilkan karet alam berkualitas lebih baik, sehingga mendapatkan harga yang lebih baik. Hingga 2018, sebanyak 323 UPPB Karet telah didirikan di beberapa daerah. Dengan UPPB, rantai pasokan akan semakin efisien. (Egi/Red SKI).

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Pasiops Kodim Solo : Tetap Waspada Jelang Pelantikan Presiden

Sab, 19 Okt 2019 09:04:53pm

SKI| Surakarta – Bertempat di Lapangan Apel Makodim 0735/Surakarta Jln A.Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan Seluruh Prajurit Kodim...

Sertu Sarmin Bekali Materi Peta dan Kompas Kepada Peserta Saka Wira Kartika

Sab, 19 Okt 2019 09:01:41pm

SKI| Surakarta - Dalam rangka menanam kedisplinan dan hubungan baik antara TNI dan Pelajar, maka Babinsa Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta...

Danrem 071/Wijayakusuma : Awasi dan Kontrol Aktifitas Anggota Keluarga Kita

Sab, 19 Okt 2019 07:12:08pm

SKI| Batang - Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dengan didampingi Ketua Persit Kartika Chandra...

Ny. Anita Imbau Anggotanya Gunakan Medsos Dengan Bijak

Sab, 19 Okt 2019 07:07:56pm

SKI| Tegal – "Gunakan Medsos dengan Bijak". Demikian penegasan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Anita Dani...

Zikir Akbar Di Polda Aceh Dihadiri Ribuan Jamaah

Sab, 19 Okt 2019 06:46:50pm

SKI| Banda Aceh - Zikir akbar (rateeb siribee) dan Pengkajian Tauhid Tasawuf yang digelar di lapangan depan Mapolda Aceh pada Jum,at malam (18/10)...

Lomba Kelurahan dan RW Layak Anak Digelar di Kec. Pancoran Mas Depok

Sab, 19 Okt 2019 05:42:42pm

SKI| Depok - Pemerintah(Pemkot) Kota Depok melalui Kecamatan Pancoran Mas akan menyelenggarakan Lomba Kota Layak Anak (KLA) dengan tujuan untuk...

RUTILAHU di Bedahan Kota Depok Memasuki Tahap II

Sab, 19 Okt 2019 04:57:53pm

SKI| Depok - Pembangunan untuk mensejahterakan warga dimana program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berlangsung dengan lancar dan sudah memasuki pada...

Rapat Persiapan Pelantikan Pengurus FORMI Digelar Di Dispora Kabupaten Bogor

Sab, 19 Okt 2019 04:54:56pm

SKI| Bogor - Bertempat diruang Serbaguna Dispora Kabupaten Bogor pada hari Jum'at, (18/10/19) sekira jam 15.00 sampai jam 17.30 rapat persiapan...

Kemarau Panjang, Polres Demak Gandeng Mahasiswa dan BPBD Dropping Air Bersih

Jum, 18 Okt 2019 08:18:08pm

SKI| Demak - Kekeringan di Kabupaten Demak terus meluas. Untuk membantu meringankan warga, aparat kepolisian menggandeng Mahasiswa dari Universitas...

Kemendag Optimis Paviliun Indonesia Sukses Di Expo 2020 Dubai

Jum, 18 Okt 2019 07:36:46pm

SKI| Tangerang – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan optimis Paviliun Indonesia meraih sukses di Expo 2020 Dubai di Dubai,...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: