728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi
CollageMaker_20191125_181522131

SKI| Busan - Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto dan Menteri Perdagangan Korea Selatan Yoo Myung-Hee menandatangani Deklarasi Bersama Penyelesaian Perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (Indonesia-Korea Comprehensif Economic Partnership Agreement/IK-CEPA) pada hari ini, Senin, (25/11) di Busan, Korea Selatan.

Penandatanganan Deklarasi Bersama disaksikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 30 Tahun Hubungan Kemitraan ASEAN-Korea Selatan (ASEAN-RoK Commemorative Summit). Penandatanganan Deklarasi Bersama ini sekaligus menandai bahwa kedua negara kini selangkah lebih dekat menuju penandatanganan IK-CEPA.

Sebelumnya, secara substansial, kedua tim perunding menyelesaikan perundingan IK-CEPA pada bulan Oktober 2019. “Penyelesaian IK-CEPA merupakan tonggak sejarah baru dalam hubungan ekonomi Indonesia- Korea Selatan. Lebih dari sekadar perjanjian perdagangan bebas (FTA), IK-CEPA merupakan sebuah kemitraan komprehensif kedua negara di bidang perdagangan barang, jasa, penanaman modal, ketentuan asal barang, serta kerja sama ekonomi,” ungkap Mendag Agus.

IK-CEPA, lanjut Mendag Agus, juga akan memberikan akses pasar yang lebih luas bagi Indonesia.“Dengan adanya IK-CEPA, Indonesia akan mendapatkan akses pasar yang lebih luas dibandingkan dengan yang selama ini diberikan melalui perjanjian ASEAN-Korea Free Trade Agreement (AKFTA),” imbuhnya.

Mendag Agus juga menjelaskan, melalui IK-CEPA, dalam bidang perdagangan barang, Indonesia akan mendapatkan akses pasar yang lebih baik untuk produk industri, perikanan, dan pertanian di pasar Korea Selatan. Sebaliknya, Indonesia akan memberikan akses pasar untuk bahan baku
industriyang memfasilitasi investasi Korea Selatan di Indonesia sehingga kemitraan kedua pihak akan saling menguntungkan.

Sementara untuk akses pasar sektor jasa, Korea Selatan akan membuka kesempatan kerja bagi para profesional dan tenaga ahli Indonesia. Sedangkan Indonesia akan memberikan peningkatan akses pasar untuk sektor konstruksi, distribusi, gim daring (online game), dan sektor jasa kesehatan.

Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan selaku Ketua Tim
Perunding Indonesia untuk IK-CEPA, Iman Pambagyo juga menjelaskan, kemitraan komprehensif dalam IK-CEPA juga terwujud dalam kerangka kerja sama dan peningkatan kapasitas dalam berbagai sektor, antara lain industri, ekonomi kreatif, kesehatan, dan tenaga kerja.

“IK-CEPA diharapkan dapat berkontribusi positif bagi transformasi perekonomian Indonesia menjadi negara majumelalui peningkatan investasi, kerja sama ekonomi, dan asistensi teknis, serta mendorong transfer pengetahuan dan teknologi dari Korea Selatan, termasuk peningkatan standar kualitas tenaga kerja,” tegas Iman.

Perundingan IK-CEPA dimulai pada 2012, namun sempat terhenti di tahun 2014. Pada Februari 2019, kedua negara sepakat mereaktivasi perundingan dan kemudian berhasil menyelesaikan substansi perundingan pada Oktober2019. Dengan rentang waktu delapan bulan sejak reaktivasi hingga finalisasi, IK-CEPA menjadi persetujuan kemitraan ekonomi komprehensif tercepat yang diselesaikan Indonesia dengan mitra dagang.

Perundingan IK-CEPA sendiri terdiri dari enam kelompok kerja, yaitu Perdagangan Barang, Jasa, Investasi, Ketentuan Asal Barang, Prosedur Kepabeanan dan Fasilitasi Perdagangan (ROOCPTF), Kerja Sama dan Pengembangan Kapasitas, serta Isu Hukum dan Kelembagaan.

Setelah penandatanganan Deklarasi Bersama Penyelesaian Perundingan IK-CEPA, kedua pihak akan melanjutkan proses legal scrubbing untuk teks perjanjian yang ditargetkan selesai pada Februari 2020. Sehingga IK-CEPA dapat ditandatangani di semester pertama tahun 2020.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2018, Korea Selatan merupakan negara tujuan ekspor dan sumber impor ke-6 terbesar bagi Indonesia.Total nilaiperdagangan kedua negara mencapai USD 18,62 miliar. Dari jumlah tersebut, ekspor Indonesia ke Korea Selatan tercatat sebesar USD 9,54 miliar dan impor Indonesia dari Korea Selatan sebesar USD 9,08 miliar.

Dengan demikian, Indonesia surplus perdagangan terhadap Korea Selatan sebesar USD 460 juta. Komoditas ekspor andalan Indonesia ke Korea Selatan adalah batu bara, bijih tembaga, karet alam, kayu lapis, dan timah. Adapun komoditas impor utama Indonesia dari Korea Selatan adalah karet
sintetis, produk baja lembaran, produk elektronik, dan kain tenun filamen sintetis. (Red SKI).

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Kapolres Tangsel Pimpin Langsung Sertijab Wakapolres Tangsel Dan Kapolsek Ciputat

Sen, 26 Agu 2019 08:26:33pm

SKI|Tangsel - Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan memimpin apel serah terima jabatan (sertijab) Wakapolres dan Kapolsek Ciputat, yang...

4 Orang Penghuni Kost Elit Diamankan Satres Narkoba Polresta Mataram

Ming, 8 Des 2019 05:57:34pm

SKI| Mataram - Satres Narkoba yang dipimpin oleh Kasat Narkoba AKP. Kadek Budi Adi Astawa melakukan razia kost-kostsan di kawasan Monjok Kota...

Dandim 0734 : Membangun Semangat Toleransi Dalam Berbhakti

Ming, 8 Des 2019 03:12:39pm

SKI| Yogyakarta - Iman dan taqwa adalah hal mendasar yang sangat penting bagi setiap warga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kualitas keimanan...

Danrem 071/Wijayakusuma Hadiri Silatnas Ulama, Umaro, TNI dan Polri

Ming, 8 Des 2019 12:39:43pm

SKI| Pekalongan - Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., hadiri Silaturahmi Nasional Ulama, Umaro, TNI...

Asyik Pesta Shabu, Tiga Pelajar Ditangkap Polsek Pringgebaya

Ming, 8 Des 2019 12:30:42pm

SKI| Lotim - Anggota Polsek Pringgebaya menangkap dan mengamankan tiga  pelajar bersama dua orang warga lainnya  yang sedang melakukan pesta...

Toys Kingdom Hadirkan Program Khusus Dan Kegiatan Sosial 

Sab, 7 Des 2019 10:41:33pm

SKI| Jakarta – PT Toys Games Indonesia atau yang dikenal dengan Toys Kingdom, bisnis retail bagian dari Kawan Lama Group penyedia mainan dan hobi...

Dandim 0734/Yogyakarta Membentuk Prajurit Komando Kewilayahan Yang Profesional Kebanggaan Rakya

Sab, 7 Des 2019 05:47:09pm

SKI| Yogyakarta - Menyikapi perkembangan dan kompleksitas tantangan ke depan, setiap prajurit Komando Kewilayahan harus terus mengembangkan...

Oli Pertamina Sebagai Kebutuhan Mesin, Intip Keunggulannya

Sab, 7 Des 2019 04:52:25pm

SKI| Jakarta - Dengan perkembangan jaman yang semakin maju saat ini, dan makin bertambah banyaknya kebutuhan transportasi penunjang kesibukan sehari...

Gowes ‘Mawar’, Cara Polisi Demak Jaga Kamtibmas

Sab, 7 Des 2019 12:54:31pm

SKI| Demak - Banyak cara dan upaya Polres Demak dalam menjaga Kamtibmas di Demak. Satu diantaranya yaitu dengan gowes menyusuri perumahan dan...

Rumaksi: Kontraktor Nakal Di Lotim Blacklist 

Sab, 7 Des 2019 10:56:06am

SKI| Lotim - Wakil Bupati Lombok Timur, H.Rumaksi SJ menegaskan akan memberikan sanksi kepada para kontraktor nakal yang tidak becus dalam bekerja...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: