728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Menteri Perdagangan RI-Korea Deklarasi Bersama Penyelesaian Perundingan IK-CEPA

Sen, 25 Nov 2019 06:24:43pm

Admin - Media Swarakonsumenindonesia

CollageMaker_20191125_181522131

SKI| Busan - Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto dan Menteri Perdagangan Korea Selatan Yoo Myung-Hee menandatangani Deklarasi Bersama Penyelesaian Perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (Indonesia-Korea Comprehensif Economic Partnership Agreement/IK-CEPA) pada hari ini, Senin, (25/11) di Busan, Korea Selatan.

Penandatanganan Deklarasi Bersama disaksikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 30 Tahun Hubungan Kemitraan ASEAN-Korea Selatan (ASEAN-RoK Commemorative Summit). Penandatanganan Deklarasi Bersama ini sekaligus menandai bahwa kedua negara kini selangkah lebih dekat menuju penandatanganan IK-CEPA.

Sebelumnya, secara substansial, kedua tim perunding menyelesaikan perundingan IK-CEPA pada bulan Oktober 2019. “Penyelesaian IK-CEPA merupakan tonggak sejarah baru dalam hubungan ekonomi Indonesia- Korea Selatan. Lebih dari sekadar perjanjian perdagangan bebas (FTA), IK-CEPA merupakan sebuah kemitraan komprehensif kedua negara di bidang perdagangan barang, jasa, penanaman modal, ketentuan asal barang, serta kerja sama ekonomi,” ungkap Mendag Agus.

IK-CEPA, lanjut Mendag Agus, juga akan memberikan akses pasar yang lebih luas bagi Indonesia.“Dengan adanya IK-CEPA, Indonesia akan mendapatkan akses pasar yang lebih luas dibandingkan dengan yang selama ini diberikan melalui perjanjian ASEAN-Korea Free Trade Agreement (AKFTA),” imbuhnya.

Mendag Agus juga menjelaskan, melalui IK-CEPA, dalam bidang perdagangan barang, Indonesia akan mendapatkan akses pasar yang lebih baik untuk produk industri, perikanan, dan pertanian di pasar Korea Selatan. Sebaliknya, Indonesia akan memberikan akses pasar untuk bahan baku
industriyang memfasilitasi investasi Korea Selatan di Indonesia sehingga kemitraan kedua pihak akan saling menguntungkan.

Sementara untuk akses pasar sektor jasa, Korea Selatan akan membuka kesempatan kerja bagi para profesional dan tenaga ahli Indonesia. Sedangkan Indonesia akan memberikan peningkatan akses pasar untuk sektor konstruksi, distribusi, gim daring (online game), dan sektor jasa kesehatan.

Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan selaku Ketua Tim
Perunding Indonesia untuk IK-CEPA, Iman Pambagyo juga menjelaskan, kemitraan komprehensif dalam IK-CEPA juga terwujud dalam kerangka kerja sama dan peningkatan kapasitas dalam berbagai sektor, antara lain industri, ekonomi kreatif, kesehatan, dan tenaga kerja.

“IK-CEPA diharapkan dapat berkontribusi positif bagi transformasi perekonomian Indonesia menjadi negara majumelalui peningkatan investasi, kerja sama ekonomi, dan asistensi teknis, serta mendorong transfer pengetahuan dan teknologi dari Korea Selatan, termasuk peningkatan standar kualitas tenaga kerja,” tegas Iman.

Perundingan IK-CEPA dimulai pada 2012, namun sempat terhenti di tahun 2014. Pada Februari 2019, kedua negara sepakat mereaktivasi perundingan dan kemudian berhasil menyelesaikan substansi perundingan pada Oktober2019. Dengan rentang waktu delapan bulan sejak reaktivasi hingga finalisasi, IK-CEPA menjadi persetujuan kemitraan ekonomi komprehensif tercepat yang diselesaikan Indonesia dengan mitra dagang.

Perundingan IK-CEPA sendiri terdiri dari enam kelompok kerja, yaitu Perdagangan Barang, Jasa, Investasi, Ketentuan Asal Barang, Prosedur Kepabeanan dan Fasilitasi Perdagangan (ROOCPTF), Kerja Sama dan Pengembangan Kapasitas, serta Isu Hukum dan Kelembagaan.

Setelah penandatanganan Deklarasi Bersama Penyelesaian Perundingan IK-CEPA, kedua pihak akan melanjutkan proses legal scrubbing untuk teks perjanjian yang ditargetkan selesai pada Februari 2020. Sehingga IK-CEPA dapat ditandatangani di semester pertama tahun 2020.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2018, Korea Selatan merupakan negara tujuan ekspor dan sumber impor ke-6 terbesar bagi Indonesia.Total nilaiperdagangan kedua negara mencapai USD 18,62 miliar. Dari jumlah tersebut, ekspor Indonesia ke Korea Selatan tercatat sebesar USD 9,54 miliar dan impor Indonesia dari Korea Selatan sebesar USD 9,08 miliar.

Dengan demikian, Indonesia surplus perdagangan terhadap Korea Selatan sebesar USD 460 juta. Komoditas ekspor andalan Indonesia ke Korea Selatan adalah batu bara, bijih tembaga, karet alam, kayu lapis, dan timah. Adapun komoditas impor utama Indonesia dari Korea Selatan adalah karet
sintetis, produk baja lembaran, produk elektronik, dan kain tenun filamen sintetis. (Red SKI).

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20200220-WA0014

News Feed

Masih Berlakunya Regulasi PSBB, Arus Lalu Lintas Puncak Terpantau Kondusif

Sel, 26 Mei 2020 10:54:11am

  SKI|Bogor - Moment peringatan hari Raya Iedul Fitri yang telah dilakukan pada hari Minggu kemarin (24/05/2020) dapat dijalankan oleh warga...

Alumni ’87 SMAN Banjar Gelar Silaturahmi Daring Dari Berbagai Daerah

Sen, 25 Mei 2020 05:39:02pm

  SKI|Bogor - Silaturahmi merupakan kewajiban bagi setiap manusia dan muslim pada khususnya, bersalaman-salaman atau halal bihalal pada setiap...

Gubernur Jawa Barat Gelar ‘Open House’ Daring Dari Rumah Dinas

Sen, 25 Mei 2020 07:30:56am

  SKI|Bandung - Tradisi bersalaman-salaman atau halalbihalal pada Iedul Fitri tahun ini dapat diganti dengan silahturahmi secara daring, karena...

Gubernur Jabar Lakukan Shalat Iedul Fitri di Rumah Dinas

Ming, 24 Mei 2020 05:09:59pm

  SKI|Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan Shalat Iedul Fitri bersama keluarganya dirumah dinas Gubernur di Gedung Pakuan Kota...

Polres Bogor Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Ungkap TPPO Bermodus Panti Pijat

Jum, 22 Mei 2020 03:26:24pm

  SKI|Bogor - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy dan jajarannya berhasil sita dan musnahkan ribuan botol miras berbagai merk, serta membongkar...

Berita Seorang Warga Kelaparan di Kecamatan Cijeruk, Ternyata Hoaks

Kam, 21 Mei 2020 05:38:41pm

  SKI|Bogor - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy bergerak cepat setelah mendapat informasi adanya warga masyarakat di Kecamatan Cijeruk yang...

Pemkab Bogor Gelar Aksi Bersama TNI dan Polri di Pasar Parung

Kam, 21 Mei 2020 08:40:58am

  SKI|Bogor - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama jajaran TNI dan Polri kembali mengelar aksi bersama dalam memutus rantai peredaran...

PSBB Proporsional di Jabar Butuhkan Dukungan Kedisiplinan Warga

Kam, 21 Mei 2020 05:07:57am

  SKI|Bandung - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Provinsi di Jawa Barat (Jabar) akan dilanjutkan secara proporsional. Tujuannya...

Gubernur Jabar Sampaikan 5 Tingkatan Penyebaran Kasus Covid-19

Rab, 20 Mei 2020 09:07:06pm

  SKI|Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Pananganan Covid-19 Jabar menyampaikan daftar daerah yang...

Dinas Ketahanan Pangan Indramayu Bagikan 270 Paket Sembako

Rab, 20 Mei 2020 08:11:08pm

  SKI|Indramayu - Ditengah pandemi covid-19, Dinas Ketahanan pangan Indaramayu bagikan paket sembako sebanyak 270, pembagian ini dilokasi...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: