Forkopimda Loteng Sidak RSUD Praya, Temukan Penjaga Pasien Tak Gunakan Masker

SKI| Lombok Tengah- Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lombok Tengah melakukan sidak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya hari ini Senin (26|7)

Dalam sidak tersebut, pihaknya menemukan masih kurangnya ketertiban Terkait dengan penerapan protokol kesehatan COVID-19 yang dilakukan oleh para penunggu pasien Covid

Selain itu, ketersediaan tabung oksigen di rumah sakit tersebut hanya tersedia sampai dengan dua hari kedepan. Dimana jumlah oksigen yang tersedia saat ini sekitar 1850 Kilogram

Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri mengatakan bahwa, agar nantinya untuk tabung oksigen yang kosong untuk segera diisi dulu ke BBS. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan oksigen untuk para para pasien

“Untuk Kondisi oksigen cukup sampai dengan dua hari mendatang dan yang kosong sebaiknya diisi dulu ke BBS biar langsung ke ruangan bisa terisi,” Ujarnya Pathul saat melakukan sidak

“Yang kosong langsung diisi ke Mataram untuk mengantisipasi,” Ucapnya

Begitu juga dengan tenaga kesehatan harus di antisipasi serta ketika nantinya para nakes ada yang terpapar bisa menyiapkan semua itu

“Ini kan barometer pengukurannya yaitu tabung oksigen,” Katanya

Lanjut Pathul, pihaknya juga akan melakukan pengelolaan dengan baik dan akan melakukan rapat koordinasi pada besok (Rabu, Red)

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Loteng Fadil Regan menyampaikan bahwa, Pemda Loteng harus siap menghadapi lonjakan Covid nantinya serta kesedihan oksigen, obat-obatan dan kondisi di lapangan harus dievaluasi agar mendapatkan solusi terbaik

“Terkait dengan pengunjung yang tidak gunakan APD masih dalam rangka evaluasi untuk mencari yang terbaik,” Terangnya

Ia juga mengingatkan agar baik penjaga, pengunjung maupun pihak nakes yang menjaga pasien covid harus tetap menggunakan masker dan harus sesuai dengan Standar Operasional Perusahaan (SOP)

“Ini kan kita lihat, masih banyak penjaga yang tidak menggunakan masker, seharusnya jangan ada yang menjag disana, nanti kalau ada yang dibutuhkan tunggal telpon saja petugas disana,” Terangnya

Kebutuhan oksigen juga perlu diwaspadai, dimana saat ini oksigen yang tersedia di Rumah Sakit hanya bertahan sampai dua hari kedepan dan selanjutnya jangan sampai kita kewalahan

“Seharusnya kita bisa mempersiapkan hal itu, ini informasi nya Bali meminta oksigen ke kita, kita harus prioritas kan yang disini dulu,” Tuturnya

Kemudian untuk pemakaian oksigen setiap harinya sekitar 400 kilogram

Sementara Direktur RSUD Praya dr. Muzakkir Langkir mengatakan bahwa pihaknya akan memperbaiki hal tersebut agar tidak terjadi kesalahan lagi (riki)

News Feed