FRB Kecam Oknum Kerabat Bupati Lotim Berulah Ancam Pejabat Dispar,Sekda Disentil ‎

SKI l Lombok Timur-Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) Lombok Timur,Eko Rahardi angkat bicara terkait dengan ulah oknum kerabat Bupati Lotim yang main ancam terhadap pejabat Dinas Pariwisata Lotim,Senin kemarin. Karena masalah rekmendasi tenaga honda.

FRB dengan tegas mengecam tindakan oknum kerabat Bupati Lotim yang Berulah di kantor Dinas Pariwisata Lotim,Senin (7|6). Dengan meneriaki,marah-marah sambil mengancam oknum pejabat Dispar Lotim,hanya karena gara-gara masalah rekomendasi tenaga honda (Honda) yang diminta oknum kerabat Bupati Lotim.

” Kami mengecam tindakan oknum kerabat Bupati yang main ancam segala kepada pejabat di Dispar Lotim,” tegas Eko Rahardi di Selong,Rabu (9|6).

Ia mengatakan dengan adanya perbuatan oknum kerabat Bupati tersebut,maka tentunya dinilai sudah merusak nama baik Bupati Lotim. Maka ini tentunya harus ditertibkan orang-orang seperti yang akan dapat merusak tatatan pemerintahan yang sudah ada.

Begitu juga dengan  kebijakan-kebijakan Bupati Lotim yang dikeluarkan untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Lotim.

” Siapapun itu entah orangnya Bupati, Wakil Bupati maupun Sekda Lotim harus ditindak tegas kalau menganggu jalannya pemerintahan di Lotim,” pintanya.

Begitu juga,lanjut Eko Rahardi meminta kepada Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Lotim untuk menghilangkan pengangkatan pejabat maupun tenaga honda berdasarkan nepotisme atau kedekatan di Lotim.

Karena dari hasil penglihatannya dilapangan justru pengangkatan pejabat dan tenaga honda berdasarkan kedekatan ataui balasa jasa politik . Sehingga ini yang tidak dibenarkan,karena Kabupaten Lotim bukan milik Bupati, Wakil Bupati maupun Sekda Lotim.

” Lotim ini milik rakyat Lotim bukan milik pemimpin yang berkuasa saat ini, maka jangan menjalankan pemerintahan seperti kerajaan,”ujarnya.

Pada kesempatan itu juga Ketua FRB Lotim menyentil pernyataan Sekda Lotim di sejumlah media yang mengatakan kalau tenaga honda di Lotim tidak ada titipin, tapi melainkan kebutuhan.

Sehingga itu tentunya merupakan pernyataan yang kurang pas dan keliru dikeluarkan Sekda Lotim. Karena kalau melihat realita dilapangan justru tenaga honda titipan itu memang ada, silahkan buktikan kalau tidak percaya.

Apalagi dengan terus bertambahnya jumlah tenaga honda di Lotim yang masuk lalu kemudian  ditempatkan di tingkat OPD,Kecamatan sampai dengan kelurahan di Lotim.

” Harus Pemkab Lotim jangan menutup-nutupi dengan banyaknya tenaga honda di Lotim, kalau bukan karena titipan bagaimana orang bisa masuk dengan mudah menjadi tenaga honda di Lotim,” tandasnya.

” Buktinya Senin kemarin oknum kerabat Bupati berteriak, marah-marah sambil mengancam pejabat di Dispar Lotim, karena masalah rekomendasi tenaga honda,” jelas Eko Rahardi.(Sam)

News Feed