Gadis Cantik Edarkan Kosmetik Ilegal Diringkus Polisi

SKI | Mataram – Gadis cantik berinisial RA (20) asal Ampenan, Kota Mataram, ditangkap Tim Sat Reskrim Polresta Mataram atas kasus penjualan dan peredaran produk kosmetik kecantikan tanpa dilengkapi izin edar BPOM. RA ditangkap di kosnya di Kelurahan Bertais, Kecamatan Sanubaya, Kota Mataram pada hari Sabtu (20/3), sekitar pukul 14.30 Wita.

“Pelaku memasarkan produk kecantikannya berupa body lotion, toner badan dan sabun badan melalui media sosial Facebook dan Instagram, serta pelaku tidak memiliki izin usaha terkait penjualan kosmetik kecantikan tersebut,” ungkap Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi, S.I.K didampingi oleh Kasat Reskrim, Kompol Kadek Adi Budi Astawa, S.T ., S.I.K., dan Kasubag Humas Polresta Mataram, Iptu Erny Anggraeni, S.H. kepada media, Selasa (15/6).

Awalnya RA menggunakan sendiri produk ini dan setelah mengetahui hasil pemakaian selama 2 minggu, membuat RA tertarik untuk menjadi reseller produk kecantikan yang diakuinya dipesan dari Kota Kudus, Jawa Tengah.

“Pertama-tama saya memesan 3 paket yang isi perpaketnya terdiri dari cream siang dan malam, sabun badan dan lotion. Saya beli perpaketnya dengan harga Rp 250 ribu dan saya jual dengan harga Rp 350 ribu. Jadi saya untung Rp 100 ribu per paket produk,” tutur pelaku.

Petugas menyita puluhan produk kecantikan tanpa izin edar BPOM dan beberapa buku tabungan atas nama pelaku serta 1 unit HP milik pelaku yang digunakan untuk bertransaksi.

Atas perbuatannya RA dijerat dengan Pasal 196 Jo. Pasal 98 Ayat (2) dan ayat (3) atau, Pasal 197 Jo. Pasal 106 Ayat (1) dan ayat (2) Undang-undang RI No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja perubahan atas Undang-undang RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan serta Pasal 62 Ayat (1) Jo. Pasal 8 Ayat (1) huruf (a) Undang-undang RI No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman pidana selama-lamanya 15 tahun penjara dan denda maksimal 2 milyar rupiah. (Sofi)

News Feed