oleh

Hak Jawab Sekolah Pelita Hati Montessori: Pernyataan Komnas Anak Jateng Tidak Benar

SKI| Semarang – Sehubungan munculnya pemberitaan yang menyangkut sekolah Pelita Hati Montessori Semarang terkait Berseteru dengan Komnas Anak Jateng, pihak Sekolah Pelita Hati Montessori merespon. Yang Intinya Pihak Sekolah mengelak pernyataan dari Komnas Anak Jateng. 

Adapun pemberitaan dimaksud yang dimuat di swarakonsumenindonesia.com pada kamis (10/10/19), artikel berjudul : Komnas Anak Jateng: Ada Sesuatu Yang Disembunyikan Disekolah Pelita Hati Montessori Semarang , yang pada hari jumat (11/10/19) direspon oleh pihak Sekolah Pelita Hati Montessori dengan mengirimkan Hak JawabBerikut poin-poin isi dari Hak Jawab yang di tanda tangani oleh ketua yayasan pendidikan pelita hati Hariani.H W, S.pd sebagai berikut : 

Dengan hormat,

Menanggapi berita berjudul: “Komnas AnakJateng: Ada Sesuatu Yang Disembunyikan di Sekolah Pelita Hati Montessori Semarang {tanggal 10/10/2019}.

1. Kami ingin mengklarifikasi bahwa berita tersebut TIDAK BENAR.

2. Bahwa staff kami Ms, Dia tidak memegangi dengan kuat seorang anak yang sedang berteriak-teriak minta tolong dan meronta-ronta (ada saksi mata saat kejadian
berlangsung).

3. Bahwa sekolah Pelita Hati seperti penjara. Sudah menjadi tugas dan kewajiban kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama proses belajar-mengajar berlangsung di sekolah karena anak-anak tersebut adalah titipan dari para Orang Tua Murid.

4. Sebagai pihak yang mewakili KPAl {Komisi Perlindungan Anak lndonesia) apabila beritikad baik maka pasti bisa:

a) Menunjukkan SuratTugas resmi dari lembaga KPAI. Surat tugas ini akan kami sampaikan ke Orang Tua yang bersangkutan. Pihak sekolah akan menerima dan berdiskusi dengan pihak KPAI apabila ada ijin dari Orang Tua anak tersebut.

b) Menyatakan maksud dan tujuannya secara tertulis.

5. Bahkan KPAI menolak saat staf kami meminta menunjukkan surat tugas resmi dan mengancamnya agar diijinkan masuk kedalam gedung. Kalau tidak diijinkan akan dikorankan.

6. Sebagai catatan khusus untuk KPAI bahwa kami tidak tahu menahu mengenai kasus anak tersebut yang terjadi di sekolah lain.

7. Pada hakekatnya Sekolah Pelita Hati sangat terbuka untuk bekerjasama dengan lembaga/institusi terkait manapun asal sesuai dengan prosedur kelembagaan.

8. Kami meminta pihak KPAI untuk segera mengembalikan nama baik Sekolah Pelita Hati
Montessori dari tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar.

9. Kami mohon bantuan kepada redaksi Swara Konsumen lndonesia agar juga memuat surat
kami ini di media sebagai penyeimbang berita atau HAK JAWAB dan klarifikasi kami.

Demikianlah klarifikasi kami.
Terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya
Semarang, 11 Oktober 2019

—————————–

Catatan Redaksi:
Artikel ini dimuat demi memenuhi Hak Jawab dari Sekolah Pelita Hati Montessori Semarang terkait pemberitaan berjudul : “Komnas Anak Jateng:  Ada Sesuatu Yang Disembunyikan Pihak Sekolah Pelita Hati Montessori Semarang”

Yang terbit di swarakonsumenindonesia.com pada hari Kamis (10/10/19). Dan Materi Hak Jawab ini diterima Redaksi melalui e-mail pada Jumat (11/10/19), Sekitar Pukul 14.50 WIB. Demikian disampaikan untuk dapat dimaklumi.

Komentar