oleh

Kades DEDI A Realisasikan 20% Dan Tahap 40% Untuk Pembangunan Desa

SKI, Lampung Utara – Bukan menjadi rahasia umum lagi yang di mana di setiap desa desa yang berada di wilayah indonesia, dengan dana yang di anggarkan melalui APBN untuk pembangunan dan peningkatan yang ada didesa desa yang dana tersebut juga di cairkan melalaui kas bank daerah yang ada di setiap masing masing wilayah. Salah satunya ialah desa karang waringin, kecamatan Tanjung raja, kabupaten lampung utara.

Dimana dana desa (DD) untuk pembangunan 20% kades Dedi agustian, sudah bangunkan untuk Tpt lapangan bola kaki. Dan itu juga sudah terealisasi, dan untuk dana 40% tahap keduanya juga sudah mulai ia kerjakan yang diantaranya ada beberapa aitem kegiatan, 1-TPT, 2 Sumur bor, 3 Rehap balai.

Pada saat awak media SKI bertemu kades Dedi agustian di kantor desa, ia menyampaikan didalam pembangunannya ini, baik itu dari 20% hingga sampai pada saat ini yang ke 40%nya. Bahwa saya selaku kades yang memimpin desa karang waringin ini, sebelum saya melakukan kegiatan pembnagunan yang ada di desa saya, terlebih dahulu saya sudah melakukan musdus dan musdes, dan saling bertukar pendapat baik dari masyarakat maupun dari aparatur desa. Karna saya maunya apa yang saya bangun menggunakan anggaran dari pemerintah pusat dapat berguna untuk orang banyak dan dapat nilai positifnya, khususnya untuk masyarakat desa saya tercinta ini, tuturnya

“Dan lagi’ untuk masalah pengerjaannya sendiripun saya pakai masyarakat saya, yang berada di dalam lingkungan sekitar, yang dimana, disitu juga ada pembangunan. Di setiap pembangunan pembangunan yang ada, di awasi langsung oleh Tpk saya yaitu, bapak misnan” tambahnya lagi.

Ada juga masyarakatnya. Doni’ merasa kalau pembangunan yang ada didesanya sekarang, sangat mereka rasakan dampak dan manfaatnya. Dengan di pimpin oleh kades Dedi agustian. Baik itu di segi pembangunan, dan segi pemerintahanya.

” Bersama Aparatur Desa kami siap melayani masyarakat dengan sebaik baiknya”,tandasnya. 

Penulis : Ade Irawan

Komentar

News Feed