oleh

Kadis Sosial Baru, Asing Dimata Kepala OPD Lotim

SKI – Lotim – Kepala Dinas Sosial Lombok Timur yang baru, Marwan dinilai asing di mata para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim. Apabila dibandingkan lima pejabat eselon II yang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Lotim, HM.Sukiman Azmy di lantai empat kantor Bupati Lotim, Senin (19|11).

Bahkan para kepala OPD Lotim banyak yang tidak mengenal dan mengetahui sosok Kadis Sosial Lotim yang baru tersebut. ” Darimana pak Marwan Kadis Sosial yang baru dan dimana bertugas sebelumnya,”kata sejumlah Kepala OPD Lotim di sela-sela pelantikan sambil saling bisik.

” Hebat pak Marwan dari guru atau pengawas langsung menduduki posisi eselon II,” ujar para pejabat yang enggan dikorankan namanya.

Selain itu berdasarkan informasi yang dihimpun kalau Kadis Sosial Lotim yang baru ini dinilai tidak melalui pansel diangkat menjadi Kadis.Namun kemudian Sekda Lotim, H.Rahman Farly membantah dengan tegas kalau semua pejabat eselon II yang dilantik saat ini oleh Bupati Lotim sudah melalui pansel yang dilakukan di Mataram.

Termasuk diantaranya Kadis Sosial Lotim yang baru. ” Semuanya sudah di Pansel,” jawab Sekda Lotim sambil ketawa,meski sempat Sekda menghentikan kata-katanya sesaat saat ditanyakan mengenai masalah Kadis Sosial Lotim yang baru dilantik tersebut.

Sekda menjelaskan dalam melakukan pansel terhadap pejabat yang akan menduduki jabatan eselon II. Dengan dilakukan di Mataram bekerjasama dengan pihak tim uji Provinsi agar hasil yang diperoleh baik dari segi kualitas sebagaimana yang diinginkan pimpinan.

” Kami bekerjasama dengan pihak Provinsi kalau masalah pansel pejabat,” ujarnya menguatkan.

Sementara Kepala Dinas Sosial Lotim yang baru, Marwan saat akan dikonfirmasi mengenai masalah tersebut terlebih dahulu masuk ke dalam lift bersama dengan pejabat lainnya.Meski sempat mengejar ke lantai dasar kantor Bupati Lotim namun telah keluar dari kantor Bupati Lotim.

Penulis : Amrin

Editor : Red SKI

Komentar

News Feed