Kasus Penipuan Tanah Oleh LB dan CW Dilimpahkan ke Kejari Loteng

SKI| Lombok Tengah- Tersangka kasus penipuan jual beli tanah yang sedang dialami oleh Lalu Adeng Buntaran dan Chcuk Wijaya kini dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Praya Lombok Tengah

Sebelumnya, Polda NTB telah melimpahkan kasus tersebut di Kejati NTB setelah kedua pelaku tersebut ditetapkan sebagai tersangka

“Kemarin hari Kamis itu dilimpahkan ke Kejari dan sudah masuk tahap 2,” ungkap Kasi Pidum Kejari Loteng Herlambang Surya Arfa’i

Lanjut Herlambang, bahwa kasus tersebut sudah bergulir sejak tahun 2019, dimana pembeli tanah tersebut melakukan kesepakatan antara kedua belah pihak yakni Lalu Adeng Buntaran dan Chuck Wijaya untuk membeli tanah dengan luas 17 hektare yang berlokasi di Desa Kateng Kecamatan Praya Barat Loteng dengan total harga sekitar 11 Miliar

Kemudian, pembeli tanah atas nama Hendy mentransfer uang sebesar 11 Miliar ke Chuck Wijaya selaku Notaris untuk dititipkan dengan adanya perjanjian bahwa sebelum bulan Desember 2019 sertifikat tanah Tersebut sudah atas nama Pembeli

Namun sampai akhir tahun, balik nama sertifikat tanah masih belum dilakukan oleh kedua tersangka sehingga melaporkan kejadian tersebut ke Polda NTB

“Kalau dari berkas yang kami terima, selaku tersangka hanya bisa mengubah sertifikat sekitar 5 hektare tanah, sisanya masih belum sampai sekarang,” ujarnya

Kini kedua tersangka dijerat dengan pasal 378 tentang penipuan dan 372 tentang penggelapan Serta pasal 3 dan 4 tentang TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) junto pasal 55 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara

Lebih lanjut, Herlambang menuturkan saat ini kedua tersangka masih ditahan di Polda NTB.

Selain itu, puluhan saksi juga sudah diperiksa terkait dengan kasus tersebut.

“Saat ini kita sedang melakukan pematangan untuk surat dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Praya,” terangnya

“Sementara untuk dakwaan terhadap kasus tersebut saat ini sudah sejauh 90 persen,” tutupnya (Riki)

News Feed