oleh

Kejari Lotim Kembangkan Aliran Dana Kasus Chorembook ke Sejumlah Pihak

SKI | Lotim – Mencuat ke publik kalau aliran dana kasus dugaan korupsi chorembook Sekolah Dasar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim tahun diduga mengalir ke sejumlah pihak,baik oknum pejabat maupun mantan pejabat di bumi patuh karya.

Sementara pada itu pihak Kejaksaan Negeri Lombok Timur terus menelusuri aliran dana yang masuk ke  rekening tersangka kasus dugaan korupsi chorembook Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim.

Dengan nilai mencapai Rp 2 Milyar lebih,sedangkan nilai pengadaan proyek chorembook mencapai Rp 32 Milyar lebih dengan kerugian mencapai Rp 9 Milyar lebih.

” Memang betul ada aliran dana mengalir capai Rp 2 milyar lebih dari kasus tersebut,” tegas Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur,Hendro Wasisto kepada wartawan Selasa kemarin (11/11).

Menurutnya aliran dana sebesar itu dengan jumlah transaksi 17 kali dengan 14 nomor rekening yang merupakan fee dari proyek tersebut.

Apalagi tersangka As menggunakan rekening keluarga maupun kerabat untuk transaksi untuk kemudian ditarik langsung.

” Kita sudah kroscek ke bank tempat yang digunakan transaksi itu dan benar adanya,” terangnya

Hendro menambahkan pihaknya terus mengembangkan kasus ini dan arah aliran dana tersebut dengan akan terus melakukan penyelidikan.

” Kalau ditemukan aliran dana ke pejabat pasti kita akan sikat,makanya terus kita telusuri,” tandasnya. (Sul)