SKI | Tangerang — Budi Djiwandono resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Masa Bakti 2025–2030 yang dihadiri Kemensos, Kemendagri beserta jajaran Mentri dan berbagai tokoh nasional, pemuda, serta perwakilan Karang Taruna dari seluruh Indonesia.
Pengukuhan ini menandai dimulainya arah baru organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia tersebut, dengan fokus pada penguatan peran pemuda dalam pembangunan sosial, kewirausahaan, serta penanganan isu-isu kesejahteraan masyarakat.
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf menyerahkan Keputusan Menteri (Kepmen) nomor 259/HUK/2025. Kepmen itu mengukuhkan Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) masa bakti 2025-2030.
Dalam sambutannya, Budi menegaskan komitmennya menjadikan Ketua Umum Karang Taruna sebagai wadah yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan tantangan zaman. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong lahirnya generasi muda yang berdaya saing dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
Dengan kepengurusan baru, Karang Taruna diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang berkelanjutan, ungkapnya dalam sambutan acara Pengukuhan dan Rakernas Pengurus Nasional Karang Taruna 2025-2030 di Mall Alam Sutra, Tangerang, sabtu (22/11/25).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa pengukuhan kali ini menjadi momentum kebangkitan Karang Taruna.
Karang Taruna siap bangkit. Pelantikan ini sangat meriah dan menjadi tanda kebangkitan organisasi ke depan, ungkapnya.
Mensos menegaskan dua tugas utama yang akan diemban Karang Taruna di era kepemimpinan baru untuk membantu Pemutakhiran data sesuai instruksi Presiden saat ini berfokus pada implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pendampingan dan pengembangan usaha ekonomi masyarakat, terutama program ekonomi desa dan unit-unit usaha, terangnya. (Why).










