oleh

Kenali Gejala dan Cara Penularan Cacar Monyet (Monkeypox) Yang Mewabah di Inggris

Foto: Monkeypox atau Cacar Monyet. Sumber: Face2Face Africa

SKI | Jakarta – Dalam laporan terbaru yang dirangkum, ada 13 negara melaporkan kasus Monkeypox (cacar monyet).

Kasus di luar Afrika secara historis kurang umum. Biasanya terkait dengan perjalanan internasional atau hewan impor.

Cacar monyet adalah penyakit langka yang disebabkan oleh virus bagian dari keluarga yang sama dengan cacar, meskipun biasanya tidak terlalu parah. Umumnya penyakit ini muncul di Afrika Tengah dan Barat.

Virus pertama kali terdeteksi pada monyet penangkaran pada tahun 1958. Kasus manusia pertama tercatat pada tahun 1970.

Penyakit ini sebenarnya menghilang empat dekade, sampai muncul lagi di 2017. Hingga Mei 2022, 450 kasus telah dilaporkan di negara tersebut.

Gejala awal cacar monyet antara lain demam, sakit kepala, nyeri otot, bengkak, dan nyeri punggung. Pasien biasanya mengalami ruam satu sampai tiga hari setelah munculnya demam, sering dimulai pada wajah dan menyebar ke bagian lain dari tubuh, seperti telapak tangan dan telapak kaki.

Ruam, yang dapat menyebabkan gatal parah, kemudian melewati beberapa tahap sebelum legiun berkeropeng dan rontok. Infeksi biasanya berlangsung dua sampai empat minggu dan biasanya hilang dengan sendirinya.

Cacar monyet menyebar ketika seseorang melakukan kontak dekat dengan orang lain, hewan atau bahan yang terinfeksi. Virus dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang rusak, saluran pernafasan atau melalui mata, hidung serta mulut.

Penularan dari manusia ke manusia paling sering terjadi melalui tetesan pernapasan, meskipun biasanya membutuhkan kontak tatap muka yang lama. Sementara itu, penularan dari hewan ke manusia dapat terjadi melalui gigitan atau cakaran.

Kasus cacar monyet kadang-kadang bisa lebih parah, dengan beberapa kematian telah dilaporkan di Afrika Barat. Namun, otoritas kesehatan menekankan bahwa secara global risikonya sangat rendah.

Sementara penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan sumber infeksi, penting untuk menekankan agar wabah ini tidak menyebar dengan mudah di antara orang-orang dan kontak pribadi yang dekat dengan orang yang terinfeksi, ungkap Direktur Klinis dan Infeksi Baru di Badan Kesehatan Inggris (UKHSA),Colin Brown, seperti yang dikutip CNBC.

Menurut Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), tidak ada vaksin khusus untuk cacar monyet, tetapi data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa vaksin yang digunakan untuk membasmi cacar 85 persen efektif untuk melawan cacar monyet.

Mereka yang membutuhkan vaksin telah ditawari, kata seorang juru bicara UKHSA, tanpa memerinci berapa banyak orang yang telah divaksin sejauh ini.

News Feed