Kepala PKM Wanasaba Bantah Ada  Stafnya Ditangkap Polisi Karena Narkoba Di Narmada ‎

SKI | NTB-Kepala Puskesmas Wanasaba,H.Wilpi Subandi angkat bicara mengenai ada oknum staf Puskesmas Wanasaba yang ditangkap polisi,karena narkoba di wilayah Narmada,Kabupaten Lombok Barat sebagaimana yang ramai diberikan pada sejumlah media cetak maupun online.

Kepala Puskesmas Wanasaba dengan tegas membantah kalau yang ditangkap narkoba dengan inisial AF itu bukan merupakan stafnya. Bahkan tidak pernah ada stafnya nama begitu.

” Tidak benar stafnya ditangkap narkoba,karena di kami tidak ada namanya seperti itu,” tegas Wilpi Subandi saat dikonfirmasi,Kamis (15|4).

Ia menjelaskan yang bersangkutan merupakan staf di Puskesmas Suele,bukan staf di Puskesmas Wanasaba.Hanya saja tinggalnya di Wanasaba sehingga berita menjadi benar.

” Perlu saya klarifikasi agar tidak Puskesmas Wanasaba dijadikan kambing hitam karena masalah oknum staf Puskesmas yang ketangkap narkoba,bukan bekerja di Puskesmas Wanasaba,” ujarnya.

Ditempat terpisah Kepala Puskesmas Suele,Mawardi mengatakan kalau yang oknum pegawai stafnya Puskesmas yang ditangkap polisi di Narmada merupakan stafnya dengan status sebagai tenaga kontrak,akan tapi sudah lama dicoret dari absensi karena jarang masuk.

” Memang betul yang ditangkap polisi merupakan stafnya,” tandasnya.‎‎

Sementara informasi yang berhasil dihimpun kalau oknum staf Puskesmas di Lotim dengan inisial AF bersama temannya MI warga Aikmel ditangkap tim Operasional Direktorat Narkoba Polda NTB  di depan Pom Bensin Grimax, Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lobar, Senin (12/4).

Saat ditangkap keduanya ‎ ketika akan melakukan transaksi narkoba,namun Apes pertemuan pelaku diketahui petugas berdasarkan laporan masyarakat,sehingga petugas langsung menyergabnya saat melakukan transaksi.

“Memang betul ada oknum staf puskesmas di Lotim bersama temannya diamankan saat melakukan transaksi narkoba di wilayah Narmada Lobar,” tegas Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol. Helmy Kwarta Kusuma Putra Rauf di Mataram, Selasa (13/4). (Red)‎

Komentar

News Feed