oleh

KSPN NTB Siap Bangun Pekerja Secara Profesional

SKI| Lombok Tengah- Konfederasi Serikat Pekerja Nasional ( KSPN ) NTB menggelar Rapat Kerja Wilayah ( Rakerwil ) Tahun 2021 pada Kamis (1|4)

Dalam Rakerwil tersebut hadir Iswan Mulyadi Ketua KSPN NTB, KSPN Bima, Dompu, Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Barat

Dalam sambutannya Ketua KSPN NTB Iswan Mulyadi mengatakan, mengutuk tindakan oknum yang dapat menganggu stabilitas keamanan negara dan meminta kepada APH untuk mengusut tuntas oknum yang merusak stabilitas keamanan Negara

Ia melanjutkan, keinginan dari dari KSPN ini saat ini supaya pintu komunikasi dari pihak ITDC supaya tidak hanya mendengar persoalan ITDC dari luar saja

“Keinganan kami dari serikat ini supaya ITDC bisa membuka pintu komunikasi yang selebar-selabarnya supaya tidak ada isu yang kami dengar hanya dari luar saja,” Ucapnya

Ia juga berharap kepada seluruh stake holder yang ada di Pemerintah Provinsi untuk bisa melihat KSPN ini sebagai mitra dari pemerintah

“Kami berharap kepada stakeholder yang ada di Provinsi ini bisa melihat kami bukan sebagai musuh akan tetapi rangkul kami sebagai mitra,” Katanya

Sementara itu, Kepala Dinas Tenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi NTB Wismaningsih Drajadiah sangat mendukung keberadaan KSPN untuk membantu Dinas Tenagakerja dan Tramsmigrasi NTB

“Kami sangat mendukung keberadaan dari Komite Serikat Pekerja Nasional ( KSPN ) NTB untuk membantu Disnakertrans,” Ujarnya

Ia melanjutkan, saat ini banyak investor yang masuk di NTB dan pihaknya meminta supaya bisa mengakomodir tenaga kerja lokal

“Kami meminta kepada investor yang masuk ke NTB untuk mengakomodir pekerja lokal minimal 60 persen. Jangan sampai masyarakat lokal hanya jadi penonton,” Terangnya

Pihaknya juga meminta kepada organisasi ketenagakerjaan untuk lebih aktif lagi melakukan koordinasi dengan Disnaker NTB

“Kami meminta kepada organisasi ke tenagakerjaan bisa lebih aktif berkoordinasi dengan Disnaker NTB maupun Dinas Tenagakerja di tiap-tiap Kabupaten – Kota. Semoga masyatakat NTB tidak menjadi penonton karena peluang kerja lebih luas ada di NTB,” Pungkasnya (riki)

Komentar

News Feed