Lotim Darurat Kekerasan Seksual Anak 

SKI l Lombok Timur-Salah satu aktivis perempuan dan anak Lombok Timur,Triatik menilai kalau di Lotim sudah darurat kekerasan seksual anak. Hal ini dibuktinya dengan banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di daerah selama ini.

” Kami melihat kalau Lotim sudah darurat seksual anak,dimana dalam satu minggu bisa dua atau tiga kasus terjadi,” tegas Triatik saat diminta tanggapannya,Jumat kemarin (4|3).

Oleh karena itu,lanjutnya, semua pihak tentunya harus peduli terhadap kasus kekerasan seksual anak yang terus terjadi, baik itu mulai orang tua,lingkungan maupun pemerintah.

Karena kalau masalah ini terus terjadi maka sudah barang tentu akan mengundang keprihatinan bersama atas persoalan ini.‎

” Untuk mencegah jangan seperti pemadam kebakaran,maka sudah barang tentu tidak akan bisa selesai,” ujarnya.

Triatik juga meminta kepada orang tua harus memberikan pengawasan yang ketat terhadap anaknya,baik dalam pergaulannya dengan temannya maupun lingkungan sekitarnya.

Begitu juga terjadinya kasus kekerasan seksual terhadap anak,karena tidak terlepas juga pengaruh media sosial yang dengan leluasa dan bebasnya anak memegang Hand Phone (HP) dengan alasan mengerjakan tugasnya.

Tanpa pengawasan orang tuanya,sehingga mereka bebas membuka berbagai aplikasi maupun menonton yang seharusnya mereka tidak boleh dan belum layak untuk menontonnya.

” Ketika barang peliharannya hilang orang tua sibuk mencarinya, tapi saat anaknya tidak pulang sampai malam tidak dicarinya,kemudian baru orang tua sadar saat anaknya mengalami kasus,”keluhnya.(Sam).