SKI | Lotim – Puluhan mahasiswa Lombok Timur yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Lotim menyetop dan menyandera mobil dinas yang digunakan Sekretaris Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim, As,ad yang melintas di depan aksi mahasiswa Depan Kantor Bupati Lotim,Kamis (4|5).
Aksi penyanderaan mobil dinas tersebut langsung digunakan mahasiswa untuk berorasi dengan naik ke atas mobil dinas menyuarakan aspirasinya. Meskipun dari pihak kepolisian dan Pol.PP melarang mahasiswa akan tapi tidak dihiraukan.
Sementara sebelum melakukan penyanderaan mobil dinas massa aksi terlebih dahulu melakukan aksi di depan pintu gerbang kantor Bupati Lotim. Karena tidak ada yang menerima massa aksi.
Bahkan sempat bersitegang dengan aparat keamanan yang berjaga di pintu gerbang,akan tapi sampai terjadi adu jotos,karena antara massa aksi dan aparat keamanan saling mengontrol diri.
” Kami minta bupati Lotim menerima kami dan merespon apa yang kami suarakan,” teriak koordinator aksi,M.Hamzani dalam orasinya.
Dalam aksi yang dilakukan mahasiswa dalam memperingati hari buruh dan pendidikan nasional. Dengan menyuarakan masalah kurangnya perhatian pemerintah terhadap buruh di Lotim dan persoalan pendidikan yang masih minim perhatian.
” Yang lebih miris lagi maraknya terjadinya pelecehan seksual menimpa pelajar di Lotim,apalagi menjadi pelakunya ada oknum pimpinan ponpes tentunya ini menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah,” teriak orator aksi secara bergantian.
Setelah puas menyampaikan aspirasi dan tuntutannya massa membubarkan diri dengan tertib dan berjanji akan melakukan aksi lebih besar lagi,kalau apa yang menjadi tuntutan tidak direspon dengan baik. (Sul).















