oleh

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Kunjungi Lokasi Pertamina RU VI Balongan

SKI | Indramayu – Menteri Energi dan Sumber Daya Air (ESDA) Arifin Tasrif hari ini berkunjung ke Pertamina Balongan Kabupaten Indramayu – Jawa Barat Pertamina RU VI yang terbakar.

Hadir dalam kesempatan itu Dr. Ir. Kardaya Warnika, DEA (Anggota Komisi VII DPR RI), Ono Surono, ST (Anggota Komisi IV DPR RI), Nicke Widyawati (Dirut PT. Pertamina), Tutuka Ariadji (Dirjen Migas), Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang, S.I.K., M.H., Hj. Nina Agustina, SH., MH., C.R.A (Bupati Indramayu). Sabtu, (03/04/21).

Dalam konferensi persnya dihadapan awak media Menteri ESDM Arifin Tasrif, mengatakan, “penyebab ledakan dan kebakaran tangki gasoline di Kilang Balongan masih menjadi misteri, untuk mengungkapnya, Kementerian ESDM mengerahkan para ahli Dalam Negeri dari Luar Negeri yang membidangi kecelakaan kerja.” paparnya.

Lanjutnya, “Semua masih diinvestigasi. Seluruh temuan, ada yang kasat mata dan ada juga yang tidak kasat mata akan dikumpulkan.” ujarnya.

Usai meninjau tangki yang gasoline yang terbakar, Menteri Arifin menjelaskan seluruh titik api sudah bisa dikuasai.

“Proses selanjutnya sedang dilakukan pendinginan terhadap minyak-minyak yang ada di dasar bundwall sehingga bisa menurunkan temperatur.” ungkap Arif.

Arif menambahkan, “proses investigasi masih dilakukan oleh internal Pertamina, melibatkan sejumlah pihak eksternal termasuk ahli dari Internasional. Kita juga meminta kajian instansi internsional yang membidangi kecelakaan kerja terkait dengan insiden ledakan tangki di Kilang Balongan ini.” tuturnya.

Kedepannya, masih kata Arifin Tasrif, “dari kejadian di Kilang Balongan Pertamina akan melakukan evaluasi sistem pengamanan Kilang Nasional. Apa-apa yang diperlukan untuk sistem pengamanan Kilang, akan diidentifikasi. Jadi, pelajaran-pelajaran yang diambil dari beberapa kejadian sebelumnya, termasuk Senin lalu di Kilang Balongan, harus segera dilakukan evaluasi.” ujarnya.

Implementasinya, Pertamina agar segera memasang instalasi-instalasi pengaman sesuai standar Internasional yang berlaku mengacu pada Teknologi yang dipakai pada Industri sejenis.

Perintah Menteri Arifin lainnya yakni, “Pertamina juga harus segera memasang early warning system untuk Masayarakat. Jadi apabila ada indikasi yang membahayakan agar segera dikomunikasikan dengan masyarakat sekitar. Supaya masyarakat bisa melakukan persiapan dini untuk menjaga keselamatan.” tegasnya. (Yana BS).

Komentar

News Feed