oleh

Miris, Belasan Tahun Mengabdi Guru Honor Tak Dapat SK Bupati Lotim

SKI| LOTIM – Para guru honda di Kabupaten Lombok Timur mengaku kesal dengan kebijakan Pemda Lotim.Dalam pemberian SK Bupati bagi guru honda di Lotim. Pasalnya  banyak diantara guru honda yang berada dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) sudah mengabdi belasan tahun tidak memperoleh SK Bupati Lotim terbaru.

Sementara pada satu sisi justru guru honda yang baru malah mendapatkan SK Bupati Lotim.Maka  inilah yang menjadi persoalan kenapa hal seperti ini bisa terjadi di Lotim.

“Masak kami sudah belasan tahun mengabdi menjadi guru honda di Lotim tidak dapat SK Bupati, sedangkan guru yang baru masuk justru mendapatkan SK, “keluh para guru honda di Lotim kepada wartawan yang denggan disebutkan namanya.

Para guru honor itu menegaskan  pihaknya juga sudah masuk dalam Daftar Pokok Pendidikan (Dapodik).Bahkan SK bupati sebelumnya juga diperolehnya,akan tapi kemudian pada pemberian SK Bupati sekarang kami tidak mendapatkan tentunya ini jadi permasalahan.

Sementara pada satu sisi Bupati Lotim melakukan evaluasi tenaga honda baik tenaga guru, kesehatan maupun administrasi lainnya.Dalam rangka untuk memberikan rasa keadilan bagi tenaga honda. Namun apa yang terjadi justru setelah keluar SK Bupati malah kami tidak mendapatkan SK meskipun sudah mengabdi lama.

“Apakah keadilan itu untuk tenaga guru honor yang berasal dari Timses saja,kalau memang seperti itu maka dimana letak keadilan bagi guru yang lainnya sebagaimana yang dijanjikan bupati Lotim,” ujar para guru honor dengan penuh tanda tanya.

“Kami masih menyimpan vidio pernyataan bupati Lotim akan memberikan keadilan bagi tenaga honda di Lotim sebagai bukti,tapi apa yang terjadi dalam kenyataan dilapangan justru tidak sesuai dengan pernyataan Bupati,” ujarnya.

Ditempat terpisah Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbdu) Lotim, Huzaipah saat dikonfirmasi mengenai masalah tersebut menegaskan jika ada tenaga guru honda yang belum mendapatkan SK Bupati maka silahkan datang ke kami dengan membawa SK pengakatan pertama menjadi guru honor.

“Silahkan datang ke kami dengan membawa SK pertamanya bagi yang belum dapat SK,” katanya singkat.(Red Ski).

Komentar

News Feed