oleh

Naas, Ibu Rumah Tangga Sainah Digugat PT.BSD Terkait Tanah Miliknya

Oleh karena hal-hal tersebut di atas, kami jaksa penuntut umum dengan ini memohon agar majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini mendapatkan hal-hal sebagai berikut:

1. Menyatakan bahwa surat dakwaan telah disusun sebagai mestinya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan oleh karenanya surat dakwaan dapat dijadikan dasar pemeriksaan perkara ini.

2. Menyatakan Eksepsi penasehat hukum tidak dapat diterima/ditolak.

3. Menetapkan bahwa pemeriksaan perkara ini tetap dilanjutkan.
Demikian tanggapan kami jaksa penuntut umum atas Eksepsi dari penasehat hukum dibacakan dan diserahkan dalam sidang hari Selasa tanggal 13 April 2021. Pungkasnya.

Usai persidangan awak media mencoba menggali informasi lebih dalam lagi terkait Siapa Ir. Siswanto Adisaputro, namun tidak di tanggapi oleh Dessy, dan lebih memilih menghindar dari pertanyaan wartawan, dengan alasan sibuk ada kegiatan lain. “Sory bang Karena ada kegiatan lain, makanya tadi buru2.” jawaban Dessy melalui percakapan WhatsApp.

Terpisah di hari yang sama, team kuasa hukum Sainah (57) yang diwakili Nazarono, S.H. di depan kantor Pengadilan Negeri Tangerang mengatakan kepada awak media bahwa “Sidang eksepsi, pada intinya jaksa penuntut umum menyampaikan eksepsi kita tidak diterima karena menurut JPU tidak ada dasar dasar hukum didalam eksepsi. Padahal mungkin melihat secara jelas, dasar hukum kami mengajukan eksepsi, adapun dasar hukum kami mengajukan keberatan. Salah satu yang menonjol adalah masalah legal standing pelapor. Dimana eksepsi kami ini menanyakan legal standing pelapor, yang mana pelapor ini adalah seorang scurity, sesuai dengan ketentuan UUD No.40 tahun 2007, yang berhak mewakili ataupun mendampingi perusahaan itu adalah Direksi atau Direktur Utama. Jelasnya.

Komentar