IMG-20200814-WA0074_copy_700x280
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Anak Penerima PKH Jadi Pendamping Sosial

Sab, 22 Agu 2020 07:59:37pm

Rahmatul Kautsar - Media Swarakonsumenindonesia

IMG-20200822-WA0079

SKIl NTB-Lain dahulu, lain sekarang. Sagaf Wirantanus (23) berhasil meraih mimpi. Menjadi abdi negara, tepatnya menjadi Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial RI berdasarkan rekrutmen tahun 2019. Kemudian diitugaskan di Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat Provinsi NTB hingga sekarang.

Dahulu, dua tahun silam orang tuanya Alwi dan Sri Megawati asal Dusun Sedayu Selatan Desa Kediri Selatan Kecamatan Kediri merupakan salah satu penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Kini telah keluar dari kepesertaan PKH tepatnya pada awal tahun 2020 secara sukarela karena perubahan kondisi ekonomi keluarga sudah lebih baik dari sebelumnya.

Sagaf terbilang 'bajang' istilah Sasak, bagi lelaki yang masih muda dan belum menikah memiliki satu orang saudara perempuan bernama Restia (18) tidak pernah menyangka menjadi Pendamping Sosial PKH. Bergelut dengan urusan penanganan jaminan sosial untuk pengentasan kemiskinan antar generasi.

Pria kelahiran 13 Februari tahun 1997 itu pernah mengenyam pendidikan di SDN 1 Kediri, SMP 1 Kediri, dan SMA 1 Gerung Kabupaten Lombok Barat. Dia bisa masuk Perguruan tinggi melalui jalur SBMPTN dan Bidik Misi. Kemudian akhirnya bisa menyelesaikan kuliah pada tepat waktu. Kini menjadi salah satu alumnus Fakultas Kehutan Universitas Mataram.

Dalam perjalanan tugas, Sagaf terkenal akrab bersama rekan sejawatnya. Jumlah dampingan sebanyak 251 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kini Sagaf bisa merasakan bagaimana perjuangan para pendamping sosial mendampingi Keluarga Penerima Manfaat PKH seperti yang pernah mendampingi ibunya saat menjadi peserta PKH.

Kisah keluarganya menyertai kesuksesanya. Ibu memiliki usaha gorengan dan snack rumahan dan nyambi sebagai penjahit pakaian. Sedagkan sang ayah menekuni usaha dagang gorden. Semangat kekeluargaan terpatri dan memacu semangat untuk mengenyam dunia pendidikan bagi dirinya dan adiknya. Bahkan adik perempuannya telah diterima di Universitas Mataram, jurusan Kedokteran, melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SNMPTN). Mengutip kata motivasi, "kesuksesan anak tergantung cara orang tua mendidiknya."

Bercermin dengan kondisi keluarga, ia terus memotivasi peserta PKH, agar dapat mewujudkan mimpi masing- masing anaknya. Program PKH memilki jurus jitu dalam urusan pendampingan, Instrumen Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) sebagai media pembelajaran bersama, untuk mentransfer knowlage (pengetahuan) pada ibu-ibu keluarga prasejahtera, dengan maksud merubah cara berfikir dan perilaku hidup agar tidak terjerembab dalam kubangan yang sama.

"Kalau cita cita, tidak terlalu saya pikirkan. Alhamdullilah lulus sebagai Pendamping dan saya menyukainya sebagai pekerja lapangan dan sosial," Ujar Sagaf saat diskusi online melalui media Whats App , Sabtu (22/8)

Sementara, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, Baiq aprina rohmawiyanti, SKM membenarkan bahwa, Sagaf Wirantanus merupakan SDM Pelaksana PKH, hasil rekrutmen tahun 2019, mulai bertugas tahun 2020. Sagaf adalah salah-seorang pendamping dari 26 Pendamping yang di tempatkan di Kecamatan Sekotong. Jarak tempuh antara tempat tinggal dan lokasi kerja, tidak menyurutkan semangat pendamping untuk menekuni tugas sebagai Pilar Sosial PKH.

"Sagaf dapat dijadikanimotivasi, bagi anak KPM PKH. Jika sudah menempuh Pendidikan tinggi, bisa meraih peluang mendaftarkan diri sebagai SDM PKH,"Katanya.

Sagaf adalah bukti bahwa kemiskinan harus dilawan. Dia percaya kalau kemiskinan itu menjadi tak terelakkan apabila orang miskin lebih banyak ‘miskin’ (baca: berdiam diri) yang pada akhirnya membuatnya tak berdaya secara ekonomi dengan (masih) beralibi: TAKDIR TUHAN.

"Bagi saya Sagaf adalah contoh orang yang mampu menginjeksi file-file kesadaran baru bagi dirinya, sembari terus berikhtiar menantang kemiskinan sebagai musuh yang harus dia lucuti," Kata Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik S.Sos. MH.

Menurutnya, Sagaf adalah contoh anak muda yang mengeluarkan dirinya dari zona aman, menyingkirkan rasa malas, malu, dan gengsi dan dia berhasil bangkit membangun relasi dan berkomitmen pada dirinya bahwa dia bisa keluar dari kemiskinan dengan kerja-kerja kreatif dan cerdas.

"Saya berharap anak-anak muda lainnya bisa mengambil tauladan dari Sagaf, karena dia yakin bahwa miskin bukanlah takdir (Tuhan) semata, melainkan konsekuensi dari mental miskin," harapnya.(Red SKI).

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Muspika Tanjungsari Gelar Ops. Yustisi Antisipasi Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19

Jum, 18 Sep 2020 08:18:58pm

  SKI|Bogor - Operasi Yustisi terus digencarkan guna tekan persebaran Covid-19 oleh tim gabungan Polsek Tanjungsari, Koramil, dan Pol PP...

Tekan Penyebaran Virus Covid-19, BPBD Kabupaten Bogor Semprot Disinfektan Pemukiman Warga

Jum, 18 Sep 2020 08:14:50pm

  SKI|Bogor - Gunakan Mobil Tangki Operasional, selama dua hari BPBD Kabupaten Bogor gelar penyemprotan disinfektan diseluruh wilayah pemukiman...

Polsek Caringin Gelar Operasi Yustisi Guna Putus Penyebaran Covid-19

Kam, 17 Sep 2020 09:41:26pm

  SKI|Bogor - Tidak menggunakan masker, melanggar protokol kesehatan siap-siap untuk diberikan tindakan berupa sangsi sosial maupun dikenakan...

Bupati Bogor Ade Yasin Menghadiri Acara Syukuran HUT PMI ke-75

Kam, 17 Sep 2020 09:37:29pm

  SKI|Bogor - Bupati Bogor H. Ade Munawaroh Yasin menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun PMI (Palang Merah Indonesia) ke-75 di Aula Markas...

Pemda Kabupaten Bogor Tandatangani MOU Dengan BAPENDA Jabar

Kam, 17 Sep 2020 11:08:39am

  SKI|Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat menandatangani Sinergitas Program...

LBHM Cibinong Berbenah Diri, Angkat Direktur Baru Ditengah Pandemi

Kam, 17 Sep 2020 10:42:33am

  SKI|Bogor - Kebutuhan masyarakat akan keadilan dan perlindungan hukum terus meningkat, ditengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih...

Kapolsek Babakan Madang Telusuri Dugaan Penganiayaan Seorang Ustad Yang Meninggal

Kam, 17 Sep 2020 07:05:07am

  SKI|Bogor - Setelah adanya berita pada media sosial terkait meninggalnya seorang tokoh Pimpinan Pondok Pesantren karena dugaan penganiayaan,...

Ditengah Pandemi Warga Babakan Madang Dilanda Krisis Air Bersih

Kam, 17 Sep 2020 06:41:01am

  SKI|Bogor - Musim kemarau yang tengah melanda pada sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor mengakibatkan warga masyarakat mengalami kesulitan...

Kanit Binmas Polsek Gunung Putri, Pimpin Langsung Operasi Yustisi

Rab, 16 Sep 2020 11:39:27pm

  SKI|Bogor - Pendisiplinan protokol kesehatan terus dilakukan, Polsek Gunung Putri bersama Koramil serta Pol PP bersama - sama bersinergi...

Hadapi Porda Jabar 2022, Cabor Sepatu Roda Targetkan 4 Medali Emas

Rab, 16 Sep 2020 08:56:57pm

  SKI|Bogor - Ditengah pandemi Covid-19 yang masih terus merebak tidak menyurutkan semangat para atlet berbagai Cabang Olahraga (Cabor) di...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->