728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Diduga Terlibat SPPD Fiktif,18 Orang Oknum Mantan dan Anggota DPRD Lotim Diminta Jujur 

Ming, 22 Des 2019 09:26:29am

Admin - Media Swarakonsumenindonesia

IMG-20191222-WA0005

SKI| Lotim - Sejumlah aktivis pergerakan di Kabupaten Lombok Timur meminta kepada oknum mantan dan anggota DPRD Lotim berjumlah 18 orang yang diuga menggunakan SPPD fiktif dan Joki  untuk jujur mengakui perbuatannya. 

Dengan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.Apalagi kasusnya sampai saat ini masih berproses di Aparat Penegak Hukum (APH).

" Kami minta mantan dan anggota DPRD Lotim untuk jujur mengakui perbuatannya dalam kasus SPPD dan joki yang kasusnya tahun 2018 lalu," tegas salah satu aktivis pergerakan, M.Koharudin,Minggu ( 22|12).

Mantan Pengurus Liga Mahasiswa Untuk Demokrasi (LMND) Lotim ini  mengatakan pihaknya bersama elemen pergerakan yang lain terus melakukan pengawalan kasus dugaan SPPD fiktif dan joki DPRD Lotim tersebut. 

Maka alangkah baiknya kalau 18 orang oknum  mantan dan anggota DPRD Lotim untuk mengakui perbuatannya. Ketimbang nantinya akan terus hantui rasa ketakutan dan bersalah atas apa yang dilakukan. Sehingga membuat oknum mantan dan anggota dewan yang diduga terlibat dalam SPPD fiktif tersebut tidak akan bisa tenang untuk melaksanakan aktivitasnya.

" Simple saja kalau memang tidak bersalah 18 orang oknum mantan dan anggota DPRD Lotim dalam kasus dugaan SPPD fiktif dan joki ngapain harus takut," tandasnya.

Hal yang sama dikatakan aktivis yang lainnya, Muhyidin menegaskan kalau 18 orang oknum mantan dan anggota DPRD yang diduga terlibat dalam SPPD fiktif dan joki harusnya jentelmen untuk mengakui perbuatannya.

Bukan malah mengelak dari perbuatan yang dilakukannya.Sehingga itulah yang kami lihat terjadi dikalangan oknum mantan dan anggota DPRD Lotim yang diduga terlibat kasus SPPD fiktif tersebut.

" Harusnya berani berbuat berani bertanggungjawab bukan malah mencari celah untuk menghindar dari kasus tersebut," tegas Muhyidin.

Sementara beberapa  oknum mantan dan anggota DPRD Lotim yang diduga ikut terlibat dalam kasus dugaan SPPD fiktif dan joki yang coba dihubungi tidak ada yang berani buka suara atau berikan penjelasan.

Kemudian Wakil Ketua DPRD Lotim,M.Badran Achsyid saat dikonfirmasi mengenai masalah ini mengaku dirinya tidak mengetahuinya,karena kejadiannya terjadi tahun 2018 lalu. 

" Saya tidak berkomentar banyak karena  pada saat itu dirinya belum menjadi anggota DPRD Lotim," tegasnya.‎ (Rizal/Red).

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Bangunan Megah Pospam Terpadu Di Lotim  Mubazir Tak Digunakan

Rab, 22 Jan 2020 07:33:52am

SKI| NTB - Meksi Pospam terpadu yang dibangun Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Timur tahun 2019 lalu tempat selesai dikerjakan berapa bulan lalu....

Ratusan Warga Kecamatan Alas Barat Deklarasi Tolak Radikalisme 

Sel, 21 Jan 2020 09:04:25am

SKI| Sumbawa Barat - Ratusan warga Desa Usar Mapin, Kecamatan Alas Barat, Sumbawa Nusa Tenggara Barat melakukan deklarasi menolak faham radikalisme...

Dana Hibah Komite Pemekaran Lotim Tahun 2019 Minta Diaudit

Sel, 21 Jan 2020 08:22:41am

SKI| NTB - Salah satu tokoh perempuan wilayah Lombok Timur bagian selatan,Ummi Sarkawi angkat bicara mengenai dana hibah untuk komite pemekaran Lotim...

Polisi Bakal Panggil Pengurus BPPD Lotim.

Sen, 20 Jan 2020 03:51:43pm

SKI| NTB - Pengurus Badan Promosi Badan Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur masa tugas 2017-2021 bakal dipanggil penyidik Polres Lotim.Kalau...

Giliran Polisi Minta Keterangan Mantan Ketua PWI Lotim ” Kasus Dugaan Pencatutan Nama PWI,” 

Sen, 20 Jan 2020 12:34:00pm

SKI| Lombok Timur - Mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Lombok Timur, Dimyati diminta keterangan sebagai pelapor, Senin...

Dua Pelaku Jaringan Sistim Tebus Curamor Di Lotim Diringkus Polisi 

Sab, 18 Jan 2020 07:34:35pm

SKI| Lombok Timur - Tim Resmob Polres Lombok Timur berhasil menangkap dua pelaku jaringan sistim Tebus kendaraan curian, Sabtu siang (18|1) sekitar...

Dukun Cabul Asal Loteng Digelandang ke Kantor Polisi. ” Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur,”

Kam, 16 Jan 2020 08:04:20pm

SKI| Lombok Timur - Oknum yang duga dukun Cabul asal Lombok Tengah dengan isial, AJ dilaporkan ke kantor polisi. Karena diduga telah melakukan...

Tokoh Lotim Utara Bentuk Gerakan Masyarakat Selaparang.

Rab, 15 Jan 2020 08:11:43pm

SKI| Lombok Timur - Para tokoh masyarakat,agama dan pemuda Lombok Timur Utara resmi membentuk Gerakan Masyarakat Seleparang (GMS) di Lesehan Taman...

PD AMAN Lotim Protes Pemindahan Lokasi Bau Nyale

Rab, 15 Jan 2020 08:16:00am

SKI| Lombok Timur - Ketua Pengurus Daerah (PD) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Lombok Timur, Sayadi memprotes pemindahan lokasi kegiatan...

OPINI: Bolehkah Desa Lakukan Pungutan Terhadap Pelayanan Administrasi..??‎

Rab, 15 Jan 2020 08:00:46am

SKI| OPINI - Merujuk pada legislasi yang ada saat ini, Bahwa Pemerintahan Desa sudah tidak memiliki hak sedikitpun untuk melakukan punggutan terhadap...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

Di Lombok Timur Dua ATM Bank NTB Dibobol

Rab, 25 Des 2019 09:36:40am

PERISTIWA

Polisi Bakal Panggil Pengurus BPPD Lotim.

Sen, 20 Jan 2020 03:51:43pm
!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: