IMG-20200814-WA0074_copy_700x280
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Kades Suherman Bantah Isu Yang Mengatakan Pengunduran Diri Aparatur Desanya Ada Unsur Pemaksaan

Rab, 15 Jul 2020 07:33:49pm

Admin - Media Swarakonsumenindonesia

IMG-20200715-WA0044

SKI| Lampung Utara - Kades Suherma yang akrab di panggil pak eman, bliau menjelaskan tentang tuduhan yang beredar yang mengatakan dirinya memaksa ke 5 aparatur desanya yang mundur, itu adalah HOAXS.

Masih kata eman, sebetulnya kejadian yang sebenarnya ialah, kalau kelima aparatur desa saya itu. Mereka sendirilah yang mengajukan surat pernyataan pengunduran diri,bukannya saya yang memaksa seperti isu yang tengah beredar di desa saya.ada juga aparatur saya ada yang mendatangi ketua BPD dan menyampaikan kalau dirinya ingin mundur dari jabatan selaku aparatur desa,untuk kebenarannya boleh di cek atau pertanyakan langsung kepada yang bersangkutan atau ketua BPD desa kamplas.ujarnya

Dari tanggal pengunduran diri kelima aparatur desa saya juga, saya berinisiatif mengangkat staff kantor desa lima orang dan untuk honornya juga itu saya tanggung, bukan apa -apa demi untuk melayani masyarakat saya, khususnya masyarakat desa kamplas agar roda kepemerintahan desa kamplas tidak terhambat/tidak terkendala, seumpama ada masyarakat yang membutuhkan untuk mengurus surat menyurat dari desa,contoh kecilnya,pembutan sku,jual beli,dan yang lainnya,yang sifatnya berhubungan dengan desa, tambah eman.

Untuk desa kamplas itu berada diwilayah kecamatan abung barat,kabupaten lampung utara, provinsi lampung, Dan pada hari yang sama juga awak media SKI, mewawancarai ketua Bpd desa kamplas Suraji yang kebetulan pada saat itu tengah berada di kantor desa, kata suraji."memang betul pak, ada dari aparatur desa kamplas yang mundur. datang dan menemui saya, untuk mengajukan surat permohonan pengunduran diri dari jabatan selaku perangkat desa dan itu juga yang bersangkutan saya ingatkan dan saya beri masukan untuk dipikir - pikir terlebih dulu dengan keputusan yang ia sampaikan kepada saya, bahkan saya anjurkan dirinya untuk berembuk terlebih dahulu kepada kluarganya dengan niattan yang ia inginkan mengundurkan diri dari jabatan selaku aparat desa kamplas.

Akan tetapi yang bersangkutan juga tetap kembali lagi kepada saya, dia tetap menyampaikan keinginannya yang dari awal yaitu tetap mengundurkan diri dari jabatannya selaku aparat desa kamplas, jelas ketua Bpd kepada awak media, selasa (14/07/2020).

Dengan keputusan bulat di ambil oleh yang bersangkutan, karna itu kami baru membuatkan surat pernyataan pengunduran diri dari desa, sesuai dengan keinginan dari yang bersangkutan dan surat itu juga dibuat di kantor desa, juga dilampiri materai 6000 (enam ribu), kemudian yang bersangkutan atau yang mengajukan surat permohonan pengunduran diri bertanda tangan di kertas surat pernyataan pengunduran diri tersebut yang sudah bermatrai, itu murni pak tidak ada unsur pemaksaan dari pihak desa baik itu dari kades ataupun dari Bpd dan desa, terangnya kepada awak media.

Adapun keterangan dari kades dan dari beberapa pihak masyarakat juga mengatakan kalau permasalah sekarang yang lagi diisukan, sebenarnya menurut cerita kades dan ada dari pihak masyrakat yang didapat awak media ski, mereka mengatakan kalau sekdes desa kamplas yang pada saat ini sudah di angkat menjadi ASN (PNS) Itu jarang masuk kantor, dalam satu bulan hanya masuk empat kali/dalam seminggu satu hari, (pada saat hari pasar saja) dan itu juga hanya setengah hari, kemudian pulang, bahkan juga kelakuan sekdes ini sudah berjalan lama dari 2018 yang lalu sampai pada saat ini yang bersangkutan mengajukan surat pernyataan pengunduran diri pada tgl (29/06/2020) terang mereka.

Dan adapun dari sisi lain masih, untuk sekdes desa kamplas ini adalah perempuan, kebetulan juga sudah bersuami, bahkan suami dari sekdes desa kamplas Itu jarang juga masuk kantor (jarang ngantor), dan suami dari sekdes ini juga menjabat selaku kaur kemasyarakatan, ujar bapak kades dan masyarakat desa kamplas, kepada awak media ski.

Bahkan sudah satu bulanan dari penandatanganan surat pernyataan pengunduran diri yang di buat oleh sekdes yang sudah di angkat ASN (PNS) itu tidak pernah masuk kerja, baik itu didesa ataupun seandai kata dirinya pindah kekecamatan, akan tetapi sekdes tersebut juga tidak ada meminta surat rekomendasi dari desa untuk pindah kekecamatan atau ketempat kerja yang lain, tambah kades kamplas eman.

Pertanyaannya, lalu seperti apa jam kerja yang harus ditaati oleh seorang ASN (PNS) kepada pemerintah pemkab, provinsi dan pusat agar dapat menindak oknum ASN (PNS) yang nakal tidak ikut aturan yang sudah ditetapkan agar dapat memanggil oknum ASN (PNS) tersebut. (Ade Irawan).

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Polsek Cileungsi Laksanakan Ops Yustisi Secara Mobile Sasar Titik-Titik Keramaian

Ming, 20 Sep 2020 10:36:43am

  SKI|Bogor - Operasi Yustisi secara mobile dilaksanakan oleh Polsek Cileungsi, Koramil, Pol PP dan Muspika Cileungsi, Minggu (20/09/2020)...

Upaya Masif Sosialisasi dan Terapkan Gerakan 3M Dilakukan Polsek Gunung Putri

Ming, 20 Sep 2020 07:38:08am

  SKI|Bogor - Polsek Gunung Putri Polres Bogor lakukan upaya masif dalam penanggulangan dan pencegahan penyebaran Covid-19 bersama dengan...

Sertijab 9 Kapolsek Jajaran Polres Bogor Yang Dirotasi

Jum, 18 Sep 2020 08:35:57pm

  SKI|Bogor - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy, S.H.,S.I.K.,M.Pict.,M.ISS lakukan upacara serah terima jabatan yang dilakukan dihalaman...

Muspika Tanjungsari Gelar Ops. Yustisi Antisipasi Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19

Jum, 18 Sep 2020 08:18:58pm

  SKI|Bogor - Operasi Yustisi terus digencarkan guna tekan persebaran Covid-19 oleh tim gabungan Polsek Tanjungsari, Koramil, dan Pol PP...

Tekan Penyebaran Virus Covid-19, BPBD Kabupaten Bogor Semprot Disinfektan Pemukiman Warga

Jum, 18 Sep 2020 08:14:50pm

  SKI|Bogor - Gunakan Mobil Tangki Operasional, selama dua hari BPBD Kabupaten Bogor gelar penyemprotan disinfektan diseluruh wilayah pemukiman...

Polsek Caringin Gelar Operasi Yustisi Guna Putus Penyebaran Covid-19

Kam, 17 Sep 2020 09:41:26pm

  SKI|Bogor - Tidak menggunakan masker, melanggar protokol kesehatan siap-siap untuk diberikan tindakan berupa sangsi sosial maupun dikenakan...

Bupati Bogor Ade Yasin Menghadiri Acara Syukuran HUT PMI ke-75

Kam, 17 Sep 2020 09:37:29pm

  SKI|Bogor - Bupati Bogor H. Ade Munawaroh Yasin menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun PMI (Palang Merah Indonesia) ke-75 di Aula Markas...

Pemda Kabupaten Bogor Tandatangani MOU Dengan BAPENDA Jabar

Kam, 17 Sep 2020 11:08:39am

  SKI|Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat menandatangani Sinergitas Program...

LBHM Cibinong Berbenah Diri, Angkat Direktur Baru Ditengah Pandemi

Kam, 17 Sep 2020 10:42:33am

  SKI|Bogor - Kebutuhan masyarakat akan keadilan dan perlindungan hukum terus meningkat, ditengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih...

Kapolsek Babakan Madang Telusuri Dugaan Penganiayaan Seorang Ustad Yang Meninggal

Kam, 17 Sep 2020 07:05:07am

  SKI|Bogor - Setelah adanya berita pada media sosial terkait meninggalnya seorang tokoh Pimpinan Pondok Pesantren karena dugaan penganiayaan,...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->