IMG-20200814-WA0074_copy_700x280
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Kadisos NTB: Kondisi Barang Bansos Sembako Tidak Sesuai, Tolak Saja

Sen, 27 Jul 2020 10:18:01am

Rahmatul Kautsar - Media Swarakonsumenindonesia

IMG-20200727-WA0075

SKIl NTB-Bagi penerima Bantuan Sosial Pangan (BSP)/ Sembako Kementerian Sosial RI di Kabupaten/Kota Provinsi NTB, harus berani menolak barang yang diterima, jika tidak sesuai dengan nominal bantuan yang masuk pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) /Kartu Kombo. Koreksi kondisi barang hasil pembelian atau transaksi menggunakan Elektronic Data Capture (EDC,) sebuah alat untuk menerima pembayaran yang menghubungkan antar rekening pada agen Bank yang ditentukan oleh Himpunan Bank Negara (Himbara).

“Penerima sembako berhak untuk mengoreksi kondisi dan nilai barang. Bahkan apabila tidak sesuai dengan nilai uang yang masuk pada rekening. Tolak Saja!, ” Tegas Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H.Ahsanul Khalik,S.Sos MH, pada rilis pers, Senin (27/7) pagi.

Menurutnya, hak menolak ketidaksesuain ini sangat beralasan. Sebab, Penerima adalah pemilik hak atas uang yang ada di rekening sebesar Rp.200 ribu yang telah dipindahkan pada kartu kombo sebagai media atau alat pencairan bantuan sembako (Sebelumnya, nama program adalah BPNT,red). Bantuan tersebut adalah bantuan Kementerian Sosial RI, yang ditransfer langsung ke rekening Penerima mamanfaat. Kemudian membelanjakan langsung kepada agen bank penyalur terdekat dengan cara menggesek pada fasilitas EDC milik agen Bank.

“warga harus faham, bantuan sembako bukan berasal dari bank. Tetapi bersumber dari Kementerian Sosial RI. Himbara adalah sebagai lembaga penyalur saja. Penerima Manfaat berhak menarik/mencairkan kapan dan dimana saja,” Beber Khalik

Mantan Camat Cakranegara yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Mataram ini menegaskan jangan sampai ada oknum tertentu yang memanfaatkan kondisi ketidak-berdayaan keluarga pra-sejahtera, tentang pemahaman pencairan bansos non tunai tersebut . Berdasarkan informasi yang diendus di tengah masyarakat, ada sebagian penerima manfaat diduga tidak menerima resi/struk pencairan saat melakukan transaksi pada agen tertentu. Bahkan kondisi barang diduga ada yang tidak sesuai dengan nominal bantuan yang diterima KPM.

Padahal, sambung Khalik, penerima berhak mengechek awal jumlah saldo bantuan yang masuk rekening, kemudian membeli sembako sesuai dengan ketentuan Program BSP/Sembako. Saat menerima nilai dan jumlah barang dalam keadaan kondisi yang baik. Penggesekan pada EDC, wajib dilakukan sendiri oleh Penerima bantuan. Kemudian meminta resi/struk pencairan sesuai dengan hasil transaksi “jual-beli” pada agen setempat.

“Jika ada oknum penyalur yang bermaksud menciderai program ini, masyarakat bisa melaporkan kepada Dinas sosial Provinsi/Kabupaten/Kota atau Pendamping bansos Sembako TKSK/Pendamping PKH,” Serunya dengan meminta penyertaan dukungan bukti- bukti pendukung yang lengkap.

Khalik menambahkan, ada dua jenis bansos reguler dari Kemensos RI, yaitu Program BSP/Sembako dan PKH. Dua Program tersebut dibawah pengendalian Direktorat yang berbeda. Berkut kata dia demi komplementaritas Program, penerima BSP/sembako ada yang menjadi penerima PKH, begitu juga sebalikanya ada penerima PKH juga menerima sembako, penerima tersebut dinamakan penerima PKH irisan sembako, atau penerima sembako irisan PKH. Dikarenakan bantuan masuk pada rekening yang sama, atau istilah lain tunggalisasi rekening (satu rekening untuk dua bantuan). Disinyalir sangat rentan disalahgunakan oleh oknum tertentu.

Adapun jumlah keluarga penerima manfaat bantuan sembako di NTB awalnya pqda bulan Januari sebanyak 477.037 KPM bertambah sebanyak 31.397 KPM mulai bulan Mei 2020 sehingga menjadi 509.037 KPM dengan rincian, Kota Mataram 29.555, Lombok Barat 73.800, Lombok Utara 29.657, Lombok Tengah 118.924, Lombok Timur 137.148, Kota Bima 10.194, Bima 44.383, Dompu 21.611, Sumbawa 33.131 dan Sumbawa Barat sebanyak 10.634 KPM

“Masyarakat dapat mengawasi dan melaporkan apabila ada kejadian seperti ini. Jika masih kurang faham dalam pencairan menggunakan KKS Kombo. Diharapkan segera meminta pendampingan dari Pendamping BSP/PKH. ” Imbaunya.(Red SKI).

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 (TP3KC) Gelar Ops Yustisi

Sel, 22 Sep 2020 12:12:38am

  SKI|Bogor - Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 (TP3KC) yang terdiri dari Sabhara Polres Bogor, Kodim 0621 serta Pol PP...

Sat Narkoba Polres Bogor Bekuk Dua Orang Bandar Sabu 479 Gram

Ming, 20 Sep 2020 10:47:51am

  SKI|Bogor - Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor berhasil membekuk 2 Bandar sabu-sabu di Citeureup (20/09/2020). Sejumlah barang bukti...

Polsek Cileungsi Laksanakan Ops Yustisi Secara Mobile Sasar Titik-Titik Keramaian

Ming, 20 Sep 2020 10:36:43am

  SKI|Bogor - Operasi Yustisi secara mobile dilaksanakan oleh Polsek Cileungsi, Koramil, Pol PP dan Muspika Cileungsi, Minggu (20/09/2020)...

Upaya Masif Sosialisasi dan Terapkan Gerakan 3M Dilakukan Polsek Gunung Putri

Ming, 20 Sep 2020 07:38:08am

  SKI|Bogor - Polsek Gunung Putri Polres Bogor lakukan upaya masif dalam penanggulangan dan pencegahan penyebaran Covid-19 bersama dengan...

Sertijab 9 Kapolsek Jajaran Polres Bogor Yang Dirotasi

Jum, 18 Sep 2020 08:35:57pm

  SKI|Bogor - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy, S.H.,S.I.K.,M.Pict.,M.ISS lakukan upacara serah terima jabatan yang dilakukan dihalaman...

Muspika Tanjungsari Gelar Ops. Yustisi Antisipasi Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19

Jum, 18 Sep 2020 08:18:58pm

  SKI|Bogor - Operasi Yustisi terus digencarkan guna tekan persebaran Covid-19 oleh tim gabungan Polsek Tanjungsari, Koramil, dan Pol PP...

Tekan Penyebaran Virus Covid-19, BPBD Kabupaten Bogor Semprot Disinfektan Pemukiman Warga

Jum, 18 Sep 2020 08:14:50pm

  SKI|Bogor - Gunakan Mobil Tangki Operasional, selama dua hari BPBD Kabupaten Bogor gelar penyemprotan disinfektan diseluruh wilayah pemukiman...

Polsek Caringin Gelar Operasi Yustisi Guna Putus Penyebaran Covid-19

Kam, 17 Sep 2020 09:41:26pm

  SKI|Bogor - Tidak menggunakan masker, melanggar protokol kesehatan siap-siap untuk diberikan tindakan berupa sangsi sosial maupun dikenakan...

Bupati Bogor Ade Yasin Menghadiri Acara Syukuran HUT PMI ke-75

Kam, 17 Sep 2020 09:37:29pm

  SKI|Bogor - Bupati Bogor H. Ade Munawaroh Yasin menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun PMI (Palang Merah Indonesia) ke-75 di Aula Markas...

Pemda Kabupaten Bogor Tandatangani MOU Dengan BAPENDA Jabar

Kam, 17 Sep 2020 11:08:39am

  SKI|Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat menandatangani Sinergitas Program...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->