728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Waduh, Lotim Berada Di Urutan Nomor Dua Dari Bawah Kabupaten Penduduk Miskin Di NTB

Rab, 4 Des 2019 01:10:25pm

Admin - Media Swarakonsumenindonesia

IMG-20191204-WA0007

SKI| Lotim - Kabupaten Lombok Timur berada di urutan ke sembilan dari 10 kabupaten|kota di NTB penduduk miskin.Sehingga ini menjadi masalah yang harus mendapatkan perhatian serius untuk dicarikan solusi penyelesaian masalah yang ada agar bisa mengalami peningkatan.

Demikian ditegaskan Wakil Bupati Lotim, H.Rumaksi SJ ‎dalam rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Lombok Timur di aula lantai II kantor Bupati Lotim,Selasa (3|12).

"Saat ini Lotim berada di urutan ke-9 kabupaten penduduk miskin dari 10 kabupaten|kota se-NTB," tegasnya.

Ia menjelaskan ‎Persentase Jumlah penduduk miskin Lombok Timur se-NTB tahun 2018 sebesar 16,55 persen  atau 196.870 jiwa.Sehingga  berada pada posisi ke 9 dari 10 Kabupaten/kota se Provinsi NTB atau selisih 0,12 persen  dengan Provinsi dan selisih 6,80 persen Nasional yaitu 9,66 persen. 

Dengan efektvitas presentasi penduduk miskin tahun 2014 sampai dengan 2018 menunjukan angka linier yakni dari 19 persen di tahun 2014 menjadi 19,14 persen  selanjutnya mengalami penurunan hingga menjadi 16,55 persen  di tahun 2018. 

 "Posisi relatif garis kemiskinan atau batas kemiskinan adalah tingkat minimum pendapatan yang dianggap perlu dipenuhi untuk memperoleh standar hidup yang mencukupi," ujarnya.

Lebih lanjut, Rumaksi SJ menambahkan pada grafik posisi relatif Kabupaten Lombok Timur sebesar Rp. 414.721, dengan lebih tinggi dari Garis Kemiskinan Provinsi sebesar Rp. 365.901 dan Nasional Rp.401.220. Perkembangan garis kemiskinan Kabupaten Lombok Timur dari tahun 2014 sebesar Rp. 335.651 terus mengalami peningkatan menjadi 414.721 di tahun 2018. 

Sementara Dampak kenaikan harga beras sangat berpengaruh pada peningkatan tingkat kemiskinan. Dimana Setiap 10 persen  kenaikan harga beras mengakibatkan penigkatan tingkat kemiskinan sebesar 0,8 persen . Maka oleh karenanya, tekanan Inflasi pada harga beras misalnya karena gagal panen dapat memiliki konsekuensi serius bagi yang miskin atau hampir miskin.

" Jumlah penduduk miskin Lombok Timur sebanyak 196.870 Jiwa menurut BPS 2018 sedangkan jumlah penduduk rentan miskin sebanyak 510.546 jiwa berdasarkan BDT 2017," tandasnya.

Lebih lanjut Wabup menambahkan guna mengatasi hal tersebut berbagai upaya dan langkah dilakukan Pemkab Lotim. Diantaranya ‎
menurunkan beban pengeluaran penduduk miskin melalui Program Keluarga Harapan (PKH), Akses Pangan (restra/BPNT).

Lalu Akses Pendidikan (Kartu Indonesia Pintar), Akses Kesehatan (Kartu Indonesia Sehat) serta akses penerangan (Subsidi listrik tepat sasaran dan Meningkatkan Pendapatan penduduk miskin melalui akses pembiayaan KUR, Pendampingan usia sektoral (KUBE), dan pengembangan ekonomi lokal (dana desa). 

" Upaya strategis untuk meningkatkan efektifitas program penanggulangan kemiskinan yakni dengan Ketetapan sasaran dan mekanisme program serta kualitas implementasi," tuturnya. (Rizal/Red SKI).

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG_20200630_153546
IMG-20200701-WA0069
IMG_20200705_164721
IMG-20200528-WA0108

News Feed

Kini Pasar Leuwiliang Dapat Giliran Rapid dan Swab Test

Kam, 9 Jul 2020 07:50:04pm

  SKI|Bogor - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor terus menggelar rapid dan swab test massal diruang-ruang publik yang...

KPU Kabupaten Bogor Gelar Rapat Pleno PDPB Online dan Offline

Kam, 9 Jul 2020 06:46:40pm

  SKI|Bogor - Menindaklanjuti Surat Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor : 181/PL.02.1-SD/01/KPU/II/2020 tanggal 28 Februari...

Cegah Adanya Klaster Baru dan Sebaran Covid-19, Test Masif Intens Dilakukan

Kam, 9 Jul 2020 07:38:32am

  SKI|Bandung - Pengetesan dan pelacakan perlu dilakukan secara intens untuk mengidentifikasi klaster baru sekaligus mencegah sebaran Covid-19...

Penyaluran Sembako BPNT di Kecamatan Losarang Berjalan Lancar dan Kondusif

Rab, 8 Jul 2020 08:08:41pm

  SKI|Indramayu - Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diwilayah Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu Jawa Barat terealisasi. Bantuan...

Satreskrim Polres Bogor Bekuk 7 Orang Pelaku Jaringan Pengedar UPAL

Rab, 8 Jul 2020 06:22:55pm

  SKI|Bogor - Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor berhasil mengungkap jaringan uang palsu. 7 orang tersangka berhasil dibekuk dan ratusan juta...

Waspada.!!! 2 Klaster Baru Ditemukan Dalam Penanganan GTPP

Rab, 8 Jul 2020 09:04:29am

  SKI|Bandung - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Jawa Barat menemukan dua klaster baru yang saat ini sedang ditangani dan...

PMI Kabupaten Bogor Berkolaborasi Dengan Gugus Tugas Covid-19

Rab, 8 Jul 2020 07:36:26am

  SKI|Bogor - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor lakukan audiensi dengan Tim Gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, di Pendopo Bupati,...

Kapolres Bogor dan Bupati, Kukuhkan Mulyasari Sebagai Lembur Tohaga Lodaya

Rab, 8 Jul 2020 07:16:39am

  SKI|Bogor - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy, Bupati Bogor Hj. Ade Munawaroh Yasin beserta Dandim 0621 Letkol Sukur Hermanto, resmikan...

Bupati Bogor Resmikan Kampung Tangguh di Ujung Timur Sukamakmur

Sel, 7 Jul 2020 08:31:15pm

  SKI|Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin tampaknya sudah tidak bisa menahan lagi kerinduannya untuk bertemu dengan rakyatnya. Pasalnya, Ade Yasin...

Presiden Instruksikan : Segera Selesaikan Hambatan Pembangunan Ruas Tol Cisumdawu

Sel, 7 Jul 2020 07:34:45pm

  SKI|Jakarta - Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas bersama jajarannya untuk membahas percepatan proyek strategis Nasional jalan tol,...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: