oleh

Parah, Oknum Catut Nama Wartawan Minta Fee Proyek Ke Pejabat Di Lotim

SKI,LOTIM– Diduga adanya oknum yang mengatasnamakan teman-teman wartawan di Lombok Timur untuk meminta fee proyek dari salah satu pejabat yang ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lotim tentunya sangat meresahkan sekali. Sehingga ini tentunya sudah menciderai dan merusak profesi kewartawan di Lotim atas perbuatan dan oknum tersebut.

Sekretaris Dinas PUPR Lotim, L.Fauzan Ansory saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Senin (15/4) mengaku pihaknya belum mengetahui masalah tersebut, sehingga dirinya akan melakukan kroscek ke bidang-bidang yang ada di PUPR ini.Sehingga menjadi jelas nantinya.

” Saya akan kroscek nantinya ke bidang-bidang mengenai oknum yang dimaksud, apakah benar ataukah tidak,”kata Fauzan.

Ia menjelaskan memang dirinya juga pernah mengalami hal tersebut, adanya oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan oknum wartawan yang datang.Dengan membawa satu persoalan,akan tapi ujung-ujungnya diakhir semua itu oknum tersebut meminta duit.

” Apa yang saya katakan ini pengalaman pribadi saya,karena banyak cara oknum untuk mendapatkan uang meski harus mencatut nama orang lain,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjut Sekdis PUPR Lotim, pihaknya akan menyampaikan dalam apel pagi nantinya kepada masing-masing bidang-bidang maupun ASN di PUPR untuk lebih berhati-hati dengan oknum yang ada, apalagi mengatasnamakan wartawan untuk mencari sesuatu.

” Bila perlu kami akan lakukan koordinasi dengan pimpinan media,organisasi kewartawanan yang ada di Lotim,kalau ada oknum yang datang ke kami seperti itu agar menjadi jelas,” tukasnya.

Sementara Kepala Bidang Bina Marga, M.Rozikin saat dikonfirmasi enggan memberikan penjelasan mengenai masalah tersebut, tapi yang jelas pihaknya tidak akan melayani oknum yang mengatasnamakan orang lain, apalagi teman-teman wartawan.

” Memang ada oknum yang datang ke dirinya, tapi tidak membicarakan masalah itu,” katanya singkat.

Ditempat terpisah Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lotim, H.Muludin menegaskan pihaknya meminta kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lotim untuk tidak mempercayai atau meladeni kalau ada oknum yang datang mencari sesuatu dengan mengatasnamakan teman-teman media yang lainnya.

” Sangat disayangkan kalau ada oknum yang mengatasnamakan teman media untuk mencari fee proyek ke OPD tidak usah dilayani, karena itu sama artinya telah merusak citra profesi kewartawan di Lotim,”tukas Muludin.

Ia menjelaskan tugas seorang wartawan adalah untuk mencari dan menulis berita, bukan tugasnya untuk mencari proyek atau fee proyek dari para OPD di Lotim. Kerena itu diluar kewajaran menjadi seorang jurnalis dan bertentangan dengan kode etik jurnalistik yang ada.

” Sudah jelas tugas wartawan dalam UU pokok pers no 40 tahun 1999, bukan tugasnya mencari proyek atau fee, dengan mengatasnamakan teman yang lain itu salah besar,” tandasnya.

Penulis: Rizal

Komentar

News Feed