oleh

Pelaku Dan Penadah Ranmor Dibekuk Satreskrim Polsek Ciputat

SKI| Tangsel – Satreskrim Polsek Ciputat, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Tak hanya pelaku yang ditangkap, bahkan penadah barang curian tersebut juga turut diamankan di mapolsek ciputat.

Berdasarkan informasi, peristiwa pencurian diketahui terjadi pada 29 Juni 2019 lalu, di Jalan Cendrawasih Rt.4/2, Kelurahan Sawah, Ciputat, Tangsel. Bandit kambuhan itu pun diketahui sempat buron selama tiga bulan.

Di bawah pimpinan Kapolsek Kompol Endy Mahandika, S,H dan Kanitreskrim Polsek Ciputat Iptu Erwin S,H para pelaku curanmor tersebut akhirnya berhasil diringkus.

Penangkapan pelaku curanmor itu terjadi berawal dari tertangkapnya seorang penadah berinisial DMQ alias Dava.

Setelah satreskrim polsek ciputat melakukan pengembangan dari informasi yang didapat, akhirnya pelaku berinisial AP alias Tio (19), selaku eksekutor turut ditangkap selang beberapa waktu.

Kapolsek Ciputat, Kompol Endy Mahandika memaparkan, modus operadi pencurian yang dilakukan para pelaku dengan merusak lubang kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci letter Y dan anak kunci yang dipipihkan.

Dari hasil pengembangan informasi yang didapat, akhirnya pelaku AP alias Tio ditangkap saat sedang mengamen di Jl. Pahlawan (dekat ANITA SALON), Rempoa, Ciputat Timur. Saat itu pelaku sedang mengendarai barang bukti sebuah unit Yamaha Mio Smile warna hitam dengan Nopol B 6515 NPR, motor itu sebelumnya warna putih dan nopolnya B 6244 BVR, ucap Kompol Endy Mahandika, saat konferensi pers dilapangan mapolsek ciputat, Selasa (17/9/19).

Lebih lanjut, Endy menuturkan, Dalam penangkapannya berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Mio Smile, berwarna putih dengan Nopol B-6244-BVR (Cat diganti dengan warna hitam dan dirubah nopol B-6515-NPR), 1 unit sepeda motor Honda Vario, warna putih tanpa plat nomor, dan 1 buah kunci letter Y berikut anak kunci yang dipipihkan.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka diganjar pasal 363 Ayat 1 ke 5E KUHP, dengan ancaman tujuh tahun penjara. (Why/Red SKI).

Komentar

News Feed