Penunjukan SITOMGUM Law Firm Sebagai Tim Penasehat Hukum Ibra Azhari Menempuh Rehabilitasi

SKI | Jakarta – Dalam perkembangan terbaru kasus yang tengah menjadi perhatian publik, Ibrahim Salahudin alias Ibra Azhari telah
resmi menunjuk dan memberikan kuasa kepada Singgih Tomi Gumilang, dkk. dari SITOMGUM Law Firm sebagai tim penasehat hukumnya, untuk mendampingi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, dengan
nomor perkara: 294/Pid.Sus/2024/PN Jkt.Brt.

Ibrahim Salahudin, lebih dikenal sebagai Ibra Azhari, seorang publik figur yang sudah 6 kali tersandung permasalahan hukum karena penggunaan rutin sabu, hari ini sedang menjalani persidangan atas penggunaan dan
kepemilikan sabu, brutto 0,0766 gram.
Singgih Tomi Gumilang, dkk. dari SITOMGUM Law Firm ditunjuk untuk mendampingi Ibra Azhari dalam persidangan terkait perkara hukum yang dihadapinya.

Tujuan utama dari pendampingan hukum ini adalah untuk mendapatkan putusan rehabilitasi bagi Ibra Azhari. Penunjukan ini dilakukan
sehubungan dengan persidangan yang sedang berlangsung dan akan terus menempuh upaya hukum, hingga tercapai putusan rehabilitasi.
Persidangan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, dengan nomor perkara: 294/Pid.Sus/2024/PN Jkt.Brt., Ibra Azhari memutuskan untuk menunjuk SITOMGUM Law Firm sebagai kuasa hukumnya dengan harapan
bahwa pendampingan dari advokat yang berpengalaman di isu narkotika dapat membantu memperoleh putusan rehabilitasi, yang dianggap sebagai solusi terbaik dalam kasus penggunaan dan kepemilikan sabu, brutto 0,0766 gram, ungkapnya minggu (19/05/24).

Sementara itu, Nana yang juga sedang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, dengan nomor perkara: 295/Pid.Sus/2024/PN Jkt.Brt, sudah mengundang SITOMGUM Law Firm untuk melakukan konsultasi dan
memberikan surat kuasa sebelum agenda persidangan berikutnya.

Dr. Ilyas sebagai salah satu ahli hukum peyalahgunaan narkotika dari Universitas Singaperbangsa Karawang menyayangkan upaya Aparat Penegak Hukum dalam melanjutkan perkara Ibra Azhari dan Nana ini sampai ke Pengadilan, yang semestinya bisa langsung dirujuk untuk mejalani rehabilitasi dengan pendekatan keadilan restoratif pada Polres Jakarta Barat, karena barang bukti pemakaian sabu Terdakwa Ibra Azhari dalam satu hari hanya 0,0766 gram, sedangkan barang bukti pemakaian sabu Terdakwa Nana dalam satu hari hanya 0,0331 gram, ungkapnya.

Diketahui, ITOMGUM Law Firm adalah kantor advokat yang berfokus pada pemberian layanan hukum berkualitas tinggi, dengan pendekatan yang inovatif dan berfokus pada tujuan Klien.

Kantor ini mengkhususkan diri dalam berbagai bidang hukum, khususnya hukum ganja medis, hukum penyalahgunaan narkotika.(Jal/Red).