oleh

Penutupan Giat Operasi SAR Laut di Perairan Indramayu

SKI | Indramayu – Sore sekitar pukul 16.00 WIB giat SAR Laut hari ke – 9 di Perairan Indramayu telah dihentikan. Apel penutupan giat SAR dipimpin oleh Kepala Basarnas Bandung sdr. Deden, bertempat di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Desa Eretan Wetan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu – Jawa Barat, Minggu (11/4/2021).

Giat SAR Laut dilaksanakan selama 9 hari untuk mencari 17 Orang Nelayan yang hilang akibat dari Laka Laut atau tabrakan antara Kapal Nelayan KM. Barokah Jaya dengan Kapal Kargo MV. Habco Pioneer di Perairan Kepulauan Rakit Indramayu.

Dari 17 Orang Nelayan yang hilang, 4 Orang telah ditemukan dalam keadaan Meninggal Dunia, sampai saat ini 13 Orang Nelayan masih belum ditemukan, seluruhnya adalah crew Kapal KM. Barokah Jaya, meskipun giat SAR telah dihentikan namun tetap dipantau dan telah menghubungi Basarnas Jawa Tengah maupun Syahbandar Jawa Tengah barang kali ada Perahu Nelayan yang melihat Jenazah di Laut ataupun yang masih hidup agar segera melaporkan dan dilakukan pertolongan karena arus Laut maupun angin saat ini dari arah Barat ke Timur.

Adapun Personil Apel Penutupan yang mengikuti, Satpolairud Polres Indramayu, Ditpolairud Polda Jabar, Polairud Mabes Polri
– TNI-AL, Polsek Kandanghaur, Koramil Kandanghaur, Basarnas, Relawan SAR, PMI Indramayu, Camat Kandanghaur, Ketua KUD Misaya Mina? Kepala Desa (Kades) atau Kuwu Eretan Wetan dan Perwakilan Keluarga Korban.

Selama apel tersebut berjalan alasil tidak adanya ditemukan gendala semuanya situasi dalam keadaan aman dan kondusif,” tukas. (Yana BS).

Komentar

News Feed