728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Geger, Siswa SMAN 1 Selong Meninggal  Di Setrum!!

Sen, 16 Des 2019 06:54:18pm

Admin - Media Swarakonsumenindonesia

IMG-20191216-WA0053

SKI| Selong - Kalangan guru dan siswa SMAN 1 Selong dikagetnya dengan meninggalnya salah satu siswa SMAN 1 Selong,M.Jalaludin Akbar Kelas XI IPS 3,Senin siang (16|12) sekitar pukul 11.30 wita.

Dimana korban meninggal dunia ‎akibat di setrum di sekolahnya saat sedang melakukan kegiatan Pekan Olahraga Sekolah (PORSA) di sekolahnya. Sehingga mengalami serangan jantung.

Meski korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.R.Soejono Selong namun nyawanya tidak bisa diselamatkan. Sedangkan kasusnya sudah ditangani pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut keterangan para guru SMAN 1 Selong seperti L.Puji Agastani, Kamaruddin,Abdul Halim Husni saat dikonfirmasi di sekolahnya membenarkan kalau salah seorang siswanya meninggal dunia diduga akibat di setrum saat melaksanakan kegiatan Porsa di sekolahnya.

"Korban sempat dilarikan ke rumah sakit,namun nyawanya tidak dapat tertolong sehingga menghembuskan nafas terakhirnya," tutur guru korban.

Para guru juga menjelaskan sebelum kejadian tersebut korban melakukan main bola bersama dengan teman-temannya. Kemudian setelah itu korban lalu memegang mic di sekitar lokasi tersebut.

Namun tidak berapa lama setelah itu, korban lalu terjatuh sambil memegang mic tersebut, sehingga membuat teman-teman yang melihatnya langsung berteriak histeris sambil membantu korban memberikan pertolongan.‎

"Saya sendiri bersama dengan siswa yang lain membantu korban berikan pertolongan dan pada saat itu korban sadar, lalu membawanya ke rumah sakit tapi nyawanya tidak tertolong," kata Guru Olahraga, L.Puji Agastani.

Kemudian lanjutnya, pihaknya tidak mengetahui secara pasti apakah korban meninggal karena tersetrum gara-gara memegang mic tersebut, karena tidak ada ditemukan luka bakar dalam tubuh korban.

Sementara mengenai hasil pemeriksaan dokter rumah sakit kalau korban meninggal dunia akibat serangan jantung yang menimpa korban. Sedangkan korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk di makamkan.‎

"Hasil visum dokter rumah sakit kalau korban meninggal karena mengalami serangan jantung," ujar guru olahraga,Kamaruddin.

Selain itu, tidak lama setelah kejadian itu petugas dari kepolisian langsung ke TKP untuk melakukan olahraga dan memasangkan police line di sekitar lokasi,guna keperluan penyelidikan. Termasuk juga mengamankan barang bukti berupa mic yang dipegang korban.

Bahkan tidak itu saja, petugas PLN langsung datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan,akan tapi hasil pengecekan tidak ada aliran listrik  tegangan tinggi mengalir di lokasi tersebut.

"Pihak kepolisian sudah memasangkan police line datang ke lokasi dan melakukan pemeriksaan,"katanya.

Sementara Kepala SMAN 1 Selong,H.Mashuri yang wakil kepala sekolah, Ahmad Ashari saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan mengenai musibah yang menimpa salah seorang siswanya.

"Kami sedang berada di Mataram ada pemeriksaan,kemudian kami mendapatkan telpon dari teman guru terhadap apa terjadi,sehingga kami langsung balik," tegasnya.

"Ini adalah musibah yang harus diterima dengan sabar begitu juga kami sampaikan ke orang tua korban untuk menerima musibah ini dengan tabah,"kata Kasek SMAN 1 Selong, H.Mashuri. (Rizal). 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Dukun Cabul Asal Loteng Digelandang ke Kantor Polisi. ” Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur,”

Kam, 16 Jan 2020 08:04:20pm

SKI| Lombok Timur - Oknum yang duga dukun Cabul asal Lombok Tengah dengan isial, AJ dilaporkan ke kantor polisi. Karena diduga telah melakukan...

Tokoh Lotim Utara Bentuk Gerakan Masyarakat Selaparang.

Rab, 15 Jan 2020 08:11:43pm

SKI| Lombok Timur - Para tokoh masyarakat,agama dan pemuda Lombok Timur Utara resmi membentuk Gerakan Masyarakat Seleparang (GMS) di Lesehan Taman...

PD AMAN Lotim Protes Pemindahan Lokasi Bau Nyale

Rab, 15 Jan 2020 08:16:00am

SKI| Lombok Timur - Ketua Pengurus Daerah (PD) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Lombok Timur, Sayadi memprotes pemindahan lokasi kegiatan...

OPINI: Bolehkah Desa Lakukan Pungutan Terhadap Pelayanan Administrasi..??‎

Rab, 15 Jan 2020 08:00:46am

SKI| OPINI - Merujuk pada legislasi yang ada saat ini, Bahwa Pemerintahan Desa sudah tidak memiliki hak sedikitpun untuk melakukan punggutan terhadap...

Mapolda NTB Gelar Farewell dan Welcome Parade Kapolda NTB

Sen, 13 Jan 2020 10:30:23pm

SKI| Mataram - Polda Nusa Tenggara Barat gelar upacara Farewell And Welcome Parade Kapolda NTB, Irjen Poll Drs. Nana Sudjana AS, MM, dengan Irjen Pol...

Polisi Tetapkan Tersangka Investasi Bodong

Sen, 13 Jan 2020 04:56:21pm

SKI| Lombok Timur - Pihak Polres Lombok Timur menetapkan tersangka kasus dugaan investasi bodong yang merugikan para nasabahnya. Dengan tersangka...

Mantan Ketua BPPD Lotim Dipolisikan PWI

Sen, 13 Jan 2020 04:51:10pm

SKI| Lombok Timur - Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lombok Timur melaporkan mantan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lotim...

Dua Begal Beraksi Di Bumi Perkemahan Ditangkap Polisi 

Sab, 11 Jan 2020 06:00:58pm

SKI| Lombok Timur - Tim Resmob Polres Lombok Timur bersama dengan anggota Polsek Pringgebaya berhasil menangkap dua pelaku begal yang beraksi di bumi...

Dewan  Nilai Ada Dualisme Kepengurusan Di BPPD Lotim 

Kam, 9 Jan 2020 05:07:46pm

SKI| Lombok Timur - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur menilai kalau saat ini ada dualisme kepengurusan ditubuh Badan Promosi...

OPINI: RENCANA SK PENGANGKATAN PERANGKAT BPPD LOTIM YANG DINAHKODAI SANDI BERPELUANG CACAT HUKUM ‎ ‎

Kam, 9 Jan 2020 06:51:02am

‎ ‎ Setelah kekisruhan SK BPPD Nomor 188.45|002|PAR|2020 menjadi sorotan publik, apalagi dengan adanya pencatutan nama organisasi dan lembaga...

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: