IMG-20200814-WA0074_copy_700x280
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

LCW : Potong TKD Guru Tanpa Payung Hukum Jelas, Bisa Masuk Ranah Pungli

Rab, 24 Jul 2019 10:52:53pm

Admin - Media Swarakonsumenindonesia

IMG-20190724-WA0087

SKI,LOTIM - Adanya rencana kebijakan Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy untuk melakukan pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi guru negeri yang sudah bersertifikasi, tanpa adanya payung hukum atau dasar yang jelas atas pemotongan TKD tersebut. Maka tentunya perbuatan itu melanggar hukum dan masuk ranah pungutan liar (Pungli).

Demikian ditegaskan Sekretaris Jenderal Lombok Corupption Wacth (LCW) Deni Rahman di sela-sela pelantikan pengurus Paradi Lotim di Gedung Wanita Selong, Rabu (24/7). " Kalau Bupati berani mengeluarkan kebijakan pemotongan TKD guru negeri tanpa adanya payung hukum yang jelas, bisa masuk ranah pidana," tegas Deni Rahman.

Oleh karena, lanjutnya, pihaknya meminta kepada Bupati untuk mempertimbangkan dengan matang-matang mengenai rencana pemotongan TKD guru negeri di Lotim sebelum mengambil kebijakan tersebut. Karena tentu dampaknya sangat besar nantinya kalau TKD guru dipotong.

Bahkan tidak menutup kemungkinan akan mengundang reaksi dari kalangan guru negeri di Lotim yang tidak terima TKD-nya dipotong. Apalagi hasil pemotongan TKD itu informasinya akan diperuntukkan untuk membayar honor tenaga honda yang diangkat oleh pemerintah daerah Lotim.

" Kami mempertanyakan apakah sudah ada kajian hukum yang diberikan bagian hukum terhadap Bupati Lotim mengenai rencana pemotongan TKD guru tersebut, karena jangan kemudian Bupati mengeluarkan kebijakan pemotongan TKD guru negeri tanpa mempertimbangkan dampak yang akan ditimbulkan kedepannya dibalik pemotongan TKD guru tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut, Deni Rahman yang juga berprofesi sebagai advokad ini menyarankan kepada Bupati Lotim kenapa tidak membiayai dari dana baznas saja untuk menggaji tenaga honda di Lotim. Karena itu merupakan hasil pemotongan zakat profesi 2,5 persen bagi ASN maupun guru negeri di Lotim.

Sementara pada satu sisi peningkatan jumlah TKD di Lotim kalau tidak salah merupakan janji politik pemerintahan saat ini, tapi kenapa kemudian ditengah jalan setelah dinaikkan kemudian Bupati Lotim berencana untuk melakukan pemotongan TKD guru negeri, sehingga ini tentunya menjadi tidak habis pikir dan pertanyaan bagi kita semua atas adanya kebijakan Bupati seperti itu.

"Ketimbang guru yang menjadi korban nantinya akibat TKD guru negeri yang dipotong untuk digunakan membayar gaji honda,kenapa Bupati tidak menggunakan dana baznas saja untuk menggaji tenaga honda di Lotim akan jauh lebih masuk akal sekali," saran Deni Rahhman.(Red Ski).

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Muspika Tanjungsari Gelar Ops. Yustisi Antisipasi Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19

Jum, 18 Sep 2020 08:18:58pm

  SKI|Bogor - Operasi Yustisi terus digencarkan guna tekan persebaran Covid-19 oleh tim gabungan Polsek Tanjungsari, Koramil, dan Pol PP...

Tekan Penyebaran Virus Covid-19, BPBD Kabupaten Bogor Semprot Disinfektan Pemukiman Warga

Jum, 18 Sep 2020 08:14:50pm

  SKI|Bogor - Gunakan Mobil Tangki Operasional, selama dua hari BPBD Kabupaten Bogor gelar penyemprotan disinfektan diseluruh wilayah pemukiman...

Polsek Caringin Gelar Operasi Yustisi Guna Putus Penyebaran Covid-19

Kam, 17 Sep 2020 09:41:26pm

  SKI|Bogor - Tidak menggunakan masker, melanggar protokol kesehatan siap-siap untuk diberikan tindakan berupa sangsi sosial maupun dikenakan...

Bupati Bogor Ade Yasin Menghadiri Acara Syukuran HUT PMI ke-75

Kam, 17 Sep 2020 09:37:29pm

  SKI|Bogor - Bupati Bogor H. Ade Munawaroh Yasin menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun PMI (Palang Merah Indonesia) ke-75 di Aula Markas...

Pemda Kabupaten Bogor Tandatangani MOU Dengan BAPENDA Jabar

Kam, 17 Sep 2020 11:08:39am

  SKI|Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat menandatangani Sinergitas Program...

LBHM Cibinong Berbenah Diri, Angkat Direktur Baru Ditengah Pandemi

Kam, 17 Sep 2020 10:42:33am

  SKI|Bogor - Kebutuhan masyarakat akan keadilan dan perlindungan hukum terus meningkat, ditengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih...

Kapolsek Babakan Madang Telusuri Dugaan Penganiayaan Seorang Ustad Yang Meninggal

Kam, 17 Sep 2020 07:05:07am

  SKI|Bogor - Setelah adanya berita pada media sosial terkait meninggalnya seorang tokoh Pimpinan Pondok Pesantren karena dugaan penganiayaan,...

Ditengah Pandemi Warga Babakan Madang Dilanda Krisis Air Bersih

Kam, 17 Sep 2020 06:41:01am

  SKI|Bogor - Musim kemarau yang tengah melanda pada sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor mengakibatkan warga masyarakat mengalami kesulitan...

Kanit Binmas Polsek Gunung Putri, Pimpin Langsung Operasi Yustisi

Rab, 16 Sep 2020 11:39:27pm

  SKI|Bogor - Pendisiplinan protokol kesehatan terus dilakukan, Polsek Gunung Putri bersama Koramil serta Pol PP bersama - sama bersinergi...

Hadapi Porda Jabar 2022, Cabor Sepatu Roda Targetkan 4 Medali Emas

Rab, 16 Sep 2020 08:56:57pm

  SKI|Bogor - Ditengah pandemi Covid-19 yang masih terus merebak tidak menyurutkan semangat para atlet berbagai Cabang Olahraga (Cabor) di...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->