728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Polisi Grebek Klinik Aborsi Paseban Yang Sudah Melayani 1.632 Orang

Jum, 14 Feb 2020 05:24:57pm

Admin - Media Swarakonsumenindonesia

CollageMaker_20200214_171450886

SKI| Jakarta - Kasus aborsi di ungkap Subdit 3 Sumdaling Polda Metro Jaya, praktek Klinik Paseban ilegal yang sudah berjalan duatahun diketahui sudah melayani pasien aborsi sebanyak 903 janin, klinik yang berada di Jalan Paseban Raya No.61 Rt.02/07, Jakarta Pusat ini digerebek pada saat sedang melakukan aborsi, Selasa (11/2/2020) siang kemarin.

Diketahui, Pelaku adalah Dokter lulusan salah satu perguruan tinggi di Sumatera Utara dan pernah menjadi PNS di Riau, pelaku juga sebelumnya pernah menjalani hukuman dan termasuk DPO dengan kasus yang sama.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan, Pelaku berhasil diamankan dengan peran yang berbeda, MM sebagai dokter dan RM bidan beserta SI sebagai tenaga medis di klinik paseban tersebut, Ucapnya saat konferensi pers di Paseban Raya, Jumat (14/2/2020).

Lebih lanjut Kabid Humas menjelaskan, praktek klinik ilegal ini beroprasi 21 bulan dari 2018, sudah menangani 1.632 orang pasien yang datang ke klinik dan 903 orang yang MM aborsi, pelaku mengaku sudah mendapatkan hasil Rp.5,5 Miliar dari hasil aborsi.

Tarif yang dipatok untuk aborsi berpariasi, Lanjut Yusri, dari janin umur satu bulan Rp.1jt dan diatas 3 bulan Rp.4jt sampai Rp.15jt tergantung dari masa kandungan, kebanyakan para pasien aborsi adalah pasangan diluar nikah dan tuntutan pekerjaan yang dimana ada yang tidak boleh hamil sewaktu bekerja sesuai peraturan perusahaan, tandasnya.

Disisi lain, Komnas Perlindungan anak Arist Merdeka Sirait sangat mengapresiasi kinerja dari kepolisian yang sudah berhasil mengungkap para pelaku praktek klinik aborsi yang sudah lama berjalan ini.

Arist juga berharap kepada pelaku bisa dikenakan pasal perlindungan anak, karena termasuk juga dalam perlindungan anak, dimana anak mempunyai hak untuk hidup, karena perlindungan anak walou masih dalam kandungan sudah termasuk dan wajib dilindungi, ucapnya.

Para pelaku dikenakan pasal berlapis UU kesehatan UU Nomor 36 tahun 2009, UU tentang Tenaga Kesehatan UU Nomor 36 tahun 2014 dan UU RI Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, dimana ancamanya 5 tahun untuk setiap pasalnya dan pidana 10 tahun tentang kesehatan, tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya. (Why/Red SKI).

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20200220-WA0014

News Feed

Polling Bursa Calon Ketua PWI NTB, Nama Syamsurrijal Masih Unggul

Sen, 17 Feb 2020 04:26:59pm

SKI| NTB - Polling bursa calon ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melalui link online dibuka. Polling dengan judul: "Siapa Calon Yang Tepat...

Bupati Lotim Beri Hibah Kepada KPU Lotim

Ming, 16 Feb 2020 11:12:40am

SKI| MATARAM - Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy menyampaikan bahwa Pemda Lombok Timur berkomitmen mendukung kelancaran pelaksanaan tugas KPU di...

Oknum Pejabat Di Lotim Janjikan Jadi PNS Dari K2,Korban Tagih Uangnya Kembali.‎

Ming, 16 Feb 2020 10:43:42am

SKI| NTB - Merasa ditipu, Salah satu keluarga  korban kasus dugaan penipuan yang dilakukan oknum pejabat di Lombok Timur buka suara dengan meminta...

Syamsurrijal Siap Rebut Kursi Ketua PWI Cabang NTB

Jum, 14 Feb 2020 03:07:21pm

SKI| NTB - Salah satu anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Nusa Tenggara Barat, Syamsurrijal siap maju untuk meraimakan konferensi...

Pesta Miras,Enam Pelaku Pencurian Asal Satu Desa Di Lotim Ditangkap Operasi Jaran 

Rab, 12 Feb 2020 08:01:39pm

SKI| Lombok - Tim Operasi Jaran Gatarin Polres Lombok Timur berhasil menangkap pelaku pencurian yang terjadi di wilayah Suralaga,saat sedang...

Operasi Jaran Gulung Pelaku Curamor Di Lotim ‎

Rab, 12 Feb 2020 02:59:01pm

SKI| Lombok - Tim operasi Jaran Gatarin Polres Lombok Timur berhasil menggulung pelaku curamor, tanpa perlawanan yang merupakan salah satu target...

Penyidik Akan Panggil Kabag Hukum,Mantan dan Kadispar Lotim dan Konseptor Pembuat SK BPPD ‎

Rab, 12 Feb 2020 02:47:30pm

SKI| Lombok - Pihak penyidik Reskrim Polres Lombok Timur akan melakukan pemanggilan terhadap Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setdakab Lotim, Kepala Dinas...

Tim Gabungan Gotong Royong  Bersihkan Tumpukan Longsor Di Sembalun

Rab, 12 Feb 2020 01:14:01pm

SKI| Lombok - Tim gabungan yang terdiri dari TNI,Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),SAR, Pemerintah Kecamatan Sembalun, Desa dan...

OPINI: Antara Membentuk Tim Review Ataukah Bupati Cabut Mandat Camat Evaluasi RAPBdes ‎

Rab, 12 Feb 2020 12:58:38pm

Bahwa dalam pasal 34 ayat 2 permendagri No.20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa merumuskan Bupati memiliki kewenangan untuk melakukan...

Jalur Pusuk Menuju Sembalun Kembali Longsor

Rab, 12 Feb 2020 12:49:59pm

SKI| Lombok - Jalur menuju Kecamatan Sembalun mengalami longsor,Selasa malam (11|2). Dimana longsor terjadi dua kali yakni pukul 19.00 wita,kemudian...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

Di Lombok Timur Dua ATM Bank NTB Dibobol

Rab, 25 Des 2019 09:36:40am

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: