oleh

Personel Polsek Patrol Giat Pam Ibadah Rutin Mingguan

SKI | Indramayu – Bertempat di Gereja Pantekosta Patrol alamat Blok Bunder RT/RW. 06/01 Desa Patrol Kecamata Patrol Kabupaten Indramayu, Personel Polsek Patrol telah melaksanakan kegiatan sterilisasi dan pengamanan (Pam) dalam pelaksanaan kebaktian rutin umat kristiani yang dipimpin oleh Pendeta Albert Sinyo Kumolontong dengan diikuti ± 20 Orang Jemaat, Minggu (30/05/21).

Adapun susunan acara dalam kegiatan tersebut yaitu, Pembukaan, Nyanyi Kerohanian, Khutbah dibawakan oleh Pendeta, Nyanyi Kerohanian, Doa dan Penutup.

Petugas yang melakukan Pam, AIPTU Karyo dan BRIGAGIR Sugiyono.

Sedangkan kata Kapolsek Patrol KOMPOL Rukman, SH., langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Personel Polsek Patrol, melakukan koordinasi dan komunikasi dengan penanggungjawab kegiatan/pengurus Gereja, melakukan pendekatan persuasif terhadap Toga, Tomas dan Toda,” katanya.

Selain itu, melakukan steriilisasi di sekitar Lokasi kegiatan dan pemeriksaan terhadap Orang dan barang bawan, meningkatkan patroli di Lokasi rawan terhadap munculnya gangguan kamtibmas di Gereja khususnya pada saat pelaksanaan kebaktian, melakukan deteksi dini dari adanya pihak-pihak yang akan memanfaatkan momentum tersebut untuk kepentingan pribadi maupun kelompok,” tuturnya.

Lebih lanjutnya, monitoring dan melakukan deteksi adanya aksi teror yang mungkin dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dan melaporkan setiap perkembangan ke Kesatuan Atas (KA),” terangnya.

Kegiatan kebaktian dan Ibadah yang dilaksanakan oleh Umat Kristiani di Gereja Pantekosta Patrol merupakan rangkaian kegiatan yang rutin dilakukan pada setiap hari Minggu secara terjadwal oleh Umat Kristiani, sehingga dalam pelaksanaanya memerlukan kecermatan dan kewaspadaan Personel Polri dalam melakukan pam terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut agar dapat berlangsung aman, lancar dan khidmat.

Dilain pihak, adanya pengamanan yang dilakukan pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Patrol merupakan bagian dari pelaksanaan tugas rutin sebagai bentuk pelayanan kepada Masyarakat, sehingga Masyarakat/Umat Kristiani yang melakukan Ibadah merasa nyaman dan melaksanakan ibadah dengan aman, lancar dan khidmat. Pungkas. (Yana BS).

Komentar

News Feed