Petaka Nasi Bungkus Zikiran, Ratusan Warga Di Loteng Keracunan

SKI| Lombok Tengah- Ratusan warga Dusun Lingkok Teres Desa Persiapan Prako Desa Loang Maka Kecamatan Janapria Lombok Tengah mengalami keracunan setelah memakan nasi bungkus pada Jumat (28|5)

Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho melalui Kapolsek Janapria, Iptu H. Muhdar menjelaskan, bahwa warga tersebut mengalami keracunan massal yang diduga setelah mengonsumsi nasi bungkus pada acara hajatan ngurisan di rumah warga setempat selesai Jumatan.

“Selesai acara zikiran, para warga itu pulang sambil membawa nasi bungkus lengkap dengan laukpauk yang telah disediakan oleh tuan rumah,” Ucap Muhdar

Lanjutnya, warga yang diduga keracunan mulai berdatangan ke Puskesmas Langko. Dimana rata-rata mengalami gejala seperti pusing, lemas, mual dan muntah-muntah.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Dusun Lingkok Teres Rizalul Kamil, kata Kapolsek, bahwa pemilik hajatan yakni Sahdan dan istrinya tidak memasak langsung nasi bungkus yang dimakan warga tersebut, melainkan memesan dari warga setempat.

Setelah itu, ratusan warga yang datang ke puskesmas langsung mendapatkan perawatan medis guna menentukan kondisi pasien untuk penanganan lebih lanjut, serta memberikan infus bagi warga yang mengalami muntah dan Lemas.

“Petugas Puskesmas juga telah melakukan observasi dengan memberikan obat serta disarankan minum air kelapa muda atau susu,” pungkas Kapolsek.

Aparat Kepolisian dari Sektor Janapria sejak menerima laporan itu langsung melakukan pengamanan di Puskesmas Langko, sekaligus berkoordinasi kepada Dokter dan Perawat guna mengevaluasi tingkat keparahan dari masing-masing korban agar bisa dilakukan percepatan penanganan rujukan ke RSUD Praya jika dibutuhkan.

“Kami juga berkoordinasi dengan Sat. Reskrim Polres Loteng, dan Unit Identifikasi guna menindaklanjuti sebab-sebab terjadinya peristiwa Keracunan tersebut,” Jelasnya

Lebih lanjut, Muhdar juga menyebutkan data yang diperoleh dari perawat Puskesmas terkait dengan warga yang mengalami keracunan sebanyak 107 orang, 68 orang berobat jalan dan 39 masih dalam pantauan Puskesmas.

Adapun barang bukti berupa nasi bungkus yang diduga membuat warga keracunan tersebut kini telah diamankan oleh aparat kepolisian.(Riki).

Komentar

News Feed