Polisi Lanjutkan Proses Kasus Penganiayaan Anggota Paskibra SMAN 1 Praya

SKI| Lombok Tengah – Dugaan kasus penganiyaan yang dilakukan oleh senior paskibra SMAN 1 Praya Kabupaten Lombok Tengah Kepada juniornya kok dilanjutkan

Sebelumnya, kasus tersebut Dijeda dikarenakan korban M dengan pelaku menjadi pengibar bendera merah putih pada 17 Agustus kemarin

Kasat Reskrim Polres Loteng IPTU Redho Rizki Pratama menjelaskan bahwa, kasus tersebut kini dilanjutkan kembali dan sudah melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi dan Korbn pada Sabu (20|8) kemarin

“Iya kita sudah panggil korban dan saksi,” ungkap nya

Pemanggilan tersebut akan dilakukan secara bertahap nantinya setelah dilakukan pemanggilan kepada saksi dan korban

“Nantinya kita juga akan panggil para pelaku yang berjumlah 6 orang itu,” terangnya

Sementara terkait dengan mediasi yang dilakukan, diserahkan sepenuhnya ke pihak sekolah. Namun nantinya tetap akan dilakukan diversi di Polres, disebabkan yang bersangkutan masih dibawah umur

Diketahui bahwa dugaan kasus penganiyaan yang dilakukan oleh senior paskibra Kepada juniornya dilakukan di halaman sekolah ketika junior tersebut hendak ingin keluar dari paskibra

Atas kejadian tersebut orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Reskrim polres Loteng (Riki)